Bastomi kemudian berupaya untuk menaruh sepeda motor atasannya di Pasar Wangaya. Dia bahkan sempat menelpon atasannya dan mengatakan jika sepeda motornya kehabisan bensin. Kemudian, dia melarikan diri ke Pulau Jawa dengan menumpang truk.
“Setelah kejadian penusukan, jam 04.00 pagi pelaku menitip kendaraan Pasar Wangaya. Setelah nitip, ditelpon bosnya bahwa motor bensin habis dan pelaku menumpang truk melarikan diri,” ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo.
Pada Jumat (14/2/2025), Bastomi sudah termonitor berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, karena kasusnya viral di media sosial, Bastomi terus bergerak semakin jauh untuk kabur.
Laorens menyebut pada keesokan harinya, pelaku diketahui berada di Kabupaten Jember. Kemudian, pada Minggu (16/2/2025) sudah berada di Surabaya, Jawa Timur.
“Karena sudah terlanjur viral, tanggal 14 itu (kalua) tidak viral kita sudah amankan di Banyuwangi. Namun pelaku lari tanggal 15 ke Jember,” tuturnya.
Kemudian dia diamankan saat berusaha kabur ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur. Pelaku juga sempat mencoba melawan saat berusaha disergap, sehingga kedua betis Bastomi harus menerima timah panas.
Bastomi kini harus bersiap untuk dikenakan Pasal 351 ayat 3 subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Baca Juga: Baru Awal Tahun, Aktivitas Gempa di Jawa Bali Nusra Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6