SuaraBali.id - Setelah adanya kenaikan sebesar 6,5%,Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung tahun 2025 resmi menjadi Rp3.534.338.
Kesepakatan besaran UMK ini diresmikan dalam sidang Dewan Pengupahan Badung yang berlangsung pada Kamis, (12/12/2024), dan merupakan hasil dari evaluasi serta pertimbangan berbagai faktor ekonomi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, I Putu Eka Merthawan, menyampaikan bahwa kenaikan UMK Badung sesuai dengan ketentuan dalam Permenaker Nomor 16 Tahun 2024.
"Dengan kenaikan ini, UMK Badung tetap menjadi yang tertinggi di Bali, bahkan lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2025 yang diusulkan sebesar Rp 2,9 juta," ujar Eka sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Adapun kenaikan UMK Badung ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk pertumbuhan ekonomi yang positif, meningkatnya kunjungan wisatawan, serta tingkat hunian hotel yang terus menunjukkan tren positif.
"Kondisi ekonomi yang membaik dan sektor pariwisata yang berkembang memberikan dampak langsung terhadap kenaikan upah pekerja di Badung," tambahnya.
Selain itu, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Badung juga mengalami kenaikan sebesar 1%, menjadi Rp 3.569.682. Keputusan tentang UMK dan UMSK ini akan berlaku mulai 1 Januari 2025, setelah mendapatkan persetujuan dari Bupati Badung.
Keputusan ini pun sudah mendapat dukungan dari serikat pekerja yang menilai bahwa kenaikan UMK ini menjadi motivasi tambahan bagi para pekerja untuk meningkatkan produktivitas mereka.
"Kenaikan UMK ini menjadi dorongan untuk lebih berkontribusi dalam memajukan daerah dan sektor pekerjaan," ujar salah seorang perwakilan serikat pekerja.
Baca Juga: Australia Peringatkan Warganya yang Hendak Liburan ke Bali
I Putu Eka Merthawan menambahkan, pihaknya akan terus memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan UMK di Badung untuk memastikan kesejahteraan pekerja serta masyarakat setempat tetap terjaga.
"Kami berkomitmen untuk terus memastikan pelaksanaan UMK ini dapat memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pekerja di Badung," tutup Eka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Mengapa Perjalanan 20 Hari Para Biksu Ini Jadi Sorotan Dunia?
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham