SuaraBali.id - Usai insiden pohon tumbang yang menewaskan dua wisatawan asing di Monkey Forest Ubud, Selasa (10/12/2024) kemarin, tempat wisata tersebut ditutup sementara. Pihak Monkey Forest fokus dengan proses pemulangan jenazah dan perawatan korban yang masih tersisa.
General Manager Monkey Forest, Anak Agung Bagus Bhaskara mengakui jika dia tidak mengetahui berapa lama objek wisata tersebut akan ditutup. Dia berkoordinasi dan menunggu langkah dari pihak yang berwenang.
“Ini kita lagi koordinasi dengan pihak Pemkab, BPBD, dan Kepolisian. Jadi menunggu arahan yang berwenang aja ini,” Bhaskara saat dihubungi pada Selasa (11/12/2024).
Bhaskara juga mengungkapkan jika saat ini ada tiga orang korban luka tambahan. Mereka bertiga adalah sekeluarga WN Amerika Serikat. Sehingga, total korban luka menjadi empat orang.
Namun demikian, Bhaskara menjelaskan jika tiga dari empat korban luka saat ini sudah dapat dirawat jalan.
Termasuk juga korban luka bernama Lee Sunni (43) yang kemarin dilaporkan, kini juga disebut sudah kembali ke negaranya. Hanya satu korban lagi yang masih mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Dia menjelaskan jika pihaknya tengah berkomunikasi dengan pihak Konsulat Jenderal dari Perancis dan Korea Selatan untuk proses pemulangan dua korban yang tewas.
“Saat ini kita fokus dengan korban dulu, karena masih ada yang perawatan medis, kita fokus di korban dulu,” ujarnya.
“Juga yang meninggal tersebut perlu ada komunikasi dengan konsulat, kita sudah berkomunikasi,” imbuh Bhaskara.
Baca Juga: Bali Diprediksi Diserbu Turis, Okupansi Hotel Tembus 100% Saat Nataru
Pihaknya juga menjamin asuransi bagi setiap korban yang terdampak dari kejadian tersebut. Sebab, setiap pengunjung Monkey Forest memang mendapatkan asuransi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengirimkan sikap empati dengan berusaha membantu apa yang bisa kami bantu dari segi moriil dan biaya. Karena asuransi pun juga ada, setiap pengunjung Monkey Forest kan ada asuransinya,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/12/2024) kemarin sekitar pukul 12.30 WITA. Pohon yang tumbang tersebut menewaskan dua orang turis asal Perancis dan Korea Selatan yakni Funny Justine Christine (42) dan Kim Hyoeun (42).
Dari keterangan saksi di lokasi, tumbangnya pohon tersebut diperkirakan karena adanya angin kencang disertai hujan yang terjadi di sekitar lokasi.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo