SuaraBali.id - Akibat adanya erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Sebanyak 6 desa yang terdampak erupsi tersebut tepatnya di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dipasang baliho larangan masuk sebagai peringatan agar warga tidak beraktivitas dalam wilayah desa.
Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 13.30 Wita terlihat sejumlah baliho dipasang di pintu masuk dan batas-batas desa disertai baliho bertuliskan dilarang masuk.
Namun demikian ada warga yang datang menggunakan mobil truk masuk ke wilayah tersebut untuk mengambil barang-barang di rumah mereka.
Enam desa tersebut ada di dua kecamatan. Sebanyak lima desa di Kecamatan Wulanggitang yakni Desa Nurubelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote serta satu desa lainnya di Kecamatan Ile Bura yakni Desa Nobo.
Menurut Kepala Desa Boru Alfons Kelasa Soge baliho larangan tersebut dipasang oleh tim gabungan agar mengantisipasi dampak Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih terus erupsi.
Setelah aktivitas erupsi berkurang sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki kembali ke rumahnya untuk memberi makan ternak sekaligus membersihkan rumah dari material vulkanik.
"Kebanyakan warga dari pengungsian ke rumahnya untuk kasih makan ternak atau peliharaan seperti ayam, anjing, dan babi, sekaligus bersih rumah," katanya ditemui di Kantor Kecamatan Titehena.
Menurutnya ada dua dusun dari enam dusun di Desa Boru sangat terdampak erupsi karena hanya berjarak empat km dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
Ia mengimbau warga untuk tidak kembali untuk sementara waktu ke wilayah desa bila tidak ada keperluan mendesak karena status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Status Level IV (Awas).
Baca Juga: Kunjungi Bayi Gibran di Pengungsian Gunung Lewotobi Wapres Beri Pesan Khusus
"Harus taat larangan dan petunjuk itu harus waspada dan lihat situasi kondisi dan mampu menyelamatkan diri," katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan per enam jam oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Gunung Lewotobi Laki-laki yang memiliki tinggi memiliki ketinggian 1.584 mdpl itu berada pada Status Level IV (Awas).
Berdasarkan pengamatan pada pukul 06.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita, pengamatan visual menunjukkan gunung api tertutup kabut 0-I hingga tertutup kabut 0-II dan asap kawah tidak teramati. Teramati aliran lava ke arah timur laut sejauh lk. 4.340 meter dari pusat erupsi.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, serta sektoral 9 km pada arah Barat Daya-Barat Laut. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6