SuaraBali.id - Politik uang jalur digital di Pilkada Serentak 2024 kini diawasi Bawaslu Bali dengan bantuan tim siber.
Menurut Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna di Denpasar hal ini dilakukan sebab mulai terjadinya peralihan dari pemberian uang konvensional menjadi uang digital.
"Secara konvensional pemberian uang atau barang saya rasa sudah beralih, yang harus kita antisipasi adalah pola-pola yang diubah dari konvensional menjadi uang digital, ini perlu kita mitigasi," katanya, Sabtu (23/11/2024).
Bawaslu Bali pun meminta jajarannya hingga ke pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) melaksanakan fungsi pengawasan dengan baik dan masif.
Peralihan juga membuat pengawas perlu berkolaborasi dengan tim siber dari sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) yang terdiri dari bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan.
"Kita tetap koordinasi dengan sentra gakkumdu, tim siber, sekarang mitigasi maupun potensi perlu kita sikapi apalagi jika ada pengumpulan KTP atau nomor telepon," ujar Agus Tirta.
Ia turut berharap masyarakat ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi politik uang, sehingga dari informasi awal ini mereka dapat menindaklanjuti.
Aksi politik uang sendiri dinilai sudah dapat terjadi sejak masa kampanye, saat masa tenang, dan hari pemungutan suara, dimana tidak hanya pemilih namun penyelenggara dan pengawas juga bisa menjadi sasaran.
Bawaslu Bali kemudian memetakan TPS rawan di Pilkada Serentak 2024 ini, namun pada variabel rawan politik uang tidak ada yang dicantumkan, sebab Agus Tirta meyakini potensi politik uang dapat terjadi di TPS mana saja.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Gatsu Tengah Denpasar, Ini Kronologi Awal Dan Penyebabnya
"Terkait adanya pemberian sesuatu, uang kepada penyelenggara dan pengawas, kita belum menemukan TPS itu, tapi potensi itu selalu ada," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG