SuaraBali.id - Musisi Andre Hehanusa ikut membantu para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat mengunjungi pada Senin (19/11/2024) para pengungsi di desa Lewolaga, Andre melihat langsung kondisi para pengungsi dan merasa prihati apalagi kondisi anak-anak yang harus kehilangan sekolah mereka.
Ia pun sempat bernyanyi beberapa lagu untuk para pengungsi, khususnya mama-mama dan bapak-bapak yang menyambut kedatangan Andre Hehanussa dan TNI.
Seorang ibu yang berada di depan Andre sempat meneteskan air mata ketika Andre menyanyikan lagu dengan judul Hidup Ini adalah Kesempatan.
Beberapa orang yang turut mendampingi juga turut meneteskan air mata, karena tak tega melihat kondisi para pengungsi yang kehilangan harta dan rumah mereka akibat bencana alam tersebut.
Andre mengaku prihatin dengan anak-anak yang mengungsi di lokasi tersebut, karena sudah pasti hilang kesempatan mereka untuk bisa bersekolah dengan baik.
Dia berharap agar para korban erupsi itu tetap punya semangat dan bencana erupsi itu bisa segera berakhir agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Dia menambahkan bahwa dari informasi yang dia dapat, aktivitas Gunung Lewotobi sudah mulai menurun.
“Saya yakin bahwa semesta juga akan menolong dan memberikan hal-hal baik untuk para korban erupsi gunung Lewotobi itu,” ujar dia.
Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Bagikan Mainan Anak-anak
Andre Hehanusa melalui yayasannya, Yayasan Nusantara Cinta Indonesia membantu pembangunan untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) serta toilet portabel bagi para pengungsi.
“Kehadiran Ibu Junita ke Flores Timur ingin membantu dari sisi MCK-nya untuk para pengungsi di Flores Timur,” kata Andre.
Ia menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan bersama tim yang terdiri atas Sekretaris Yayasan Nusantara Cinta Indonesia Faridah dan Ketua Yayasan Urban Berkat Indonesia Junita atau yang dikenal dengan sebutan Nita Urban Art.
Kedatangan mereka ke Kupang dilanjutkan ke lokasi bencana dengan dukungan dari TNI AU, khususnya dukungan Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Djoko Hadipurwanto dan TNI AD Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Nunes untuk meninjau dan mencari informasi terlebih dahulu berapa banyak kebutuhan MCK bagi para pengungsi tersebut .
"Saya juga berterima kasih kepada TNI AU, terutama Kadisosp Letkol Yulius Marvin yang telah mengatur keberangkatan kami menuju Kupang," ujarnya.
Usai melihat dan mencari informasi soal kebutuhan MCK bagi para pengungsi, tim akan kembali ke Jakarta untuk mendesain dan mengirimkan material untuk pembangunan MCK yang dibutuhkan oleh para pengungsi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa