SuaraBali.id - Seorang karyawan toko Digiplus Bali Galeria bernama Satya Besar Prasetyo (24) ditangkap aparat kepolisian Polsek Kuta terkait pencurian HP Samsung Galaxi S24.
Aksinya ini terungkap setelah Polisi menyelidiki melalui media sosial marketplace.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, awalnya Polsek Kuta menerima informasi laporan kehilangan satu buah HP dari toko Digiplus Bali Galleria, pada Senin 11 November 2024 siang. Yakni HP Samsung Galaxy S24 seharga Rp 13 juta.
Tak lama polisi langsung mengeceknya di marketplace dan ditemukan informasi ada penjualan HP mirip kepunyaan toko tersebut.
"Polisi menyelidiki menyamar jadi pembeli. Setelah harga sepakat kedua belah pihak janji ketemu di daerah Sesetan," ungkapnya skebagaimana diwartakan beritabali.com, Kamis (14/11/2024).
Saat ditemui, penjual HP pun kaget karena pembelinya ternyata polisi dan mengaku membeli membeli HP itu dari seorang pria bernama Satya Besar Prasetyo yang merupakan karyawan dari Toko Digiplus Bali Galleria.
Prasetyo lalu ditangkap di tempat kerjanya. Diinterogasi, tersangka mengaku mencuri HP tersebut saat pergantian shift pada Kamis 6 November 2024 petang sekitar pukul 18.00 WITA.
"HP itu dijual di marketplace sebesar Rp 7.900.000. Uangnya digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari.
Gara-gara perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian diancam pidana penjara paling lama lima tahun.
Baca Juga: Sama-sama Kerja Jadi EO WWF, Pria Ini Nekat Curi Motor Vespa Temannya di Bandara
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis