SuaraBali.id - Mecaru, sebuah ritual sakral yang begitu melekat dalam kehidupan masyarakat Bali, memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar upacara keagamaan.
Upacara ini merupakan wujud nyata dari filosofi Tri Hita Karana, yakni konsep harmonisasi hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.
Caru (Mecaru; Pecaruan; Tawur) adalah suatu upacara yadnya yang bertujuan untuk keharmonisan bhuwana agung (alam semesta) dan bhuwana alit (mahluk Hidup) agar menjadi baik, indah, lestari sebagai bagian dari upacara Butha Yadnya
Memahami Inti Mecaru
Mecaru, yang juga dikenal sebagai Butha Yadnya, secara harfiah berarti persembahan kepada Bhuta (makhluk halus).
Namun, pemahaman yang lebih mendalam menyingkap bahwa upacara ini adalah bentuk penghormatan terhadap alam semesta sebagai manifestasi dari kekuatan Tuhan.
Melalui Mecaru, umat Hindu Bali memohon restu dan perlindungan dari segala kekuatan alam yang dipercaya memiliki peran penting dalam kehidupan manusia.
Tujuan Utama Mecaru:
1. Menjaga Keseimbangan Alam: Upacara ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan memberikan persembahan kepada alam, umat Hindu Bali percaya bahwa mereka telah menghormati dan menjaga kelestarian alam.
Baca Juga: Proyek Urban Bali Subway Dimulai, Sang Made Mahendra Minta Restu Alam Semesta
2. Memohon Keselamatan dan Kemakmuran: Mecaru juga merupakan bentuk doa untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan kemakmuran bagi seluruh umat manusia.
3. Menghormati Leluhur: Dalam beberapa tradisi, Mecaru juga dikaitkan dengan penghormatan kepada leluhur. Dipercaya bahwa leluhur memiliki peran sebagai penjaga spiritual bagi keturunannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat