SuaraBali.id - Dua pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur mendaftar di KPU NTB pada hari kedua pendaftaran. Pendaftar pertama yaitu pasangan bakal calon Zulkieflimansyah - Suhaili FT datang ke KPU NTB Sekitar pukul 13.30 WITA dengan jalan kaki dari Islamic Center.
Sedangkan pasangan bakal calon Hj Sitti Rohmi Djalillah - W. Musyafirin menyusul daftar ke KPU NTB. Setelah semua massa pendukung Zul-Uhel bubar di KPU NTB.
Pasangan bakal calon Zul-Uhel diikuti diikuti oleh massa pendukung lebih 7.000 orang. Sementara Rohmi-Firin oleh sekitar 10.000 masa pendukung dan sejumlah kesenian musik tradisional.
Kedua Paslon yang daftar pada hari kedua ini merupakan calon petahana. Dimana sebelumnya, Zulkieflimansyah merupakan Gubernur NTB dan berpasangan dengan Hj. Sitti Rohmi Djalillah Wakil Gubernur pada periode 2018-2023.
Namun pada tahun pilkada kali ini, kedua Paslon itu pisah dan mencari pasangan atau pendamping masing-masing.
Pendaftaran pasangan bakal calon Zul-Suhaili dan juga Rohmi-Firin bertema budaya. Kedua pasangan bakal calon diiringi oleh gendang beleq dan kesenian musik tradisional lainnya.
Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Suhaili FT usai mendaftar mengatakan program-program sebelumnya akan dilanjutkan kembali terutama program beasiswa. Bahkan jika terpilih kembali untuk memimpin Provinsi NTB pada pilkada ini, akan meningkatkan jumlah beasiswa kepada masyarakat.
"Jadi program ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Program ini tegas Uhel sapaan akrabnya karena sudah ada dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat dan akan menambah jumlah penerima beasiswa baik dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Mahasiswa Geruduk KPU, Bawa Peta Bali Berisi Permasalahannya yang Tak Kunjung Usai
"Bahkan kita akan tambah dari jumlah sebelumnya," tegas Uhel.
Pada kepemimpinan sebelumnya, jumlah program beasiswa yaitu sebanyak 1.000 orang mahasiswa. Namun pada kepemimpinan yang kedua ini akan menambah 10 kali lipat dari sebelumnya.
"Tidak hanya 1.000 tekadnya tapi 10.000. Semoga Allah meridhoi segala asa dan harapan," katanya.
Sementara itu, Hj. Sitti Rohmi Djalillah usai mendaftar memberikan keterangan pers. Dimana, jika terpilih memimpin Provinsi NTB maka akan ketat terhadap proyek-proyek yang bisa merusak lingkungan.
Persyaratan harus dipenuhi terutama analisis dampak lingkungan atau Amdal. Jika semua persyaratan sudah. dilengkapi maka baru bisa dilanjutkan.
"Tidak ada proyek pembangunan yang jalan tanpa jelas merusak lingkungan atau tidak," tegasnya.
Jika ada masalah lingkungan yang ditimbulkan harus dipastikan bisa diatasi dalam waktu yang singkat.
"Jadi harus bisa diatasi dalam short time bukan long time," katanya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Jaringan WiFi Rumah Tetap Aktif Saat Nyepi di Bali, Tapi..
-
6 Ide Kegiatan Ngabuburit Seru Selama Bulan Ramadan
-
Tetap Bugar Saat Berpuasa, Ini Waktu Tepat dan Lokasi Asik Buat Jogging di Kota Mataram
-
Dampak Langsung Eskalasi Timur Tengah: 4 Penerbangan dari Bali Dibatalkan
-
Takjil Unik Khas Bali: Bubur Injin Kudapan Lezat Cocok untuk Buka Puasa