SuaraBali.id - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan dua orang WNA bertingkah tidak lazim di pinggir jalan. Dari dua bule tersebut, satu orang nampak meniup alat musik yang terlihat seperti kerang dan satunya lagi nampak meloncat dan berteriak.
Tingkah mereka kemudian menjadi tontonan bagi warga sekitar dan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Setelah dikonfirmasi, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Denpasar-Singaraja di wilayah Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (31/7/2024) pukul 17.30 WITA kemarin. Sementara, mereka adalah dua orang WNA asal Rusia bernama Georgii Shabalin dan Bezmenova Nadezhda.
Sebelum kejadian itu, kedua bule tersebut yang mengemudikan mobil Toyota Raize sempat terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Toyota Calya. Mobil yang dikemudikan Georgii itu disebut berkecepatan tinggi dari arah Denpasar dan kehilangan kendali hingga melebar ke jalur kanan dan menabrak mobil lain.
Namun, setelah kecelakaan itu, Georgii kemudian mengamuk dan memukul kendaraan lain yang datang dari arah Singaraja tanpa alasan. Mereka kemdian berhasil diamankan warga, namun Georgii kembali menyerang warga yang mengamankannya.
“Setelah kejadian pengemudi kendaraan Georgii Shabalin turun dari mobil sambil berteriak-teriak sambil memukul kendaraan yang datang dari arah utara jurusan Singaraja,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Berata pada Kamis (1/8/2024).
“(Georgii) diamankan oleh warga setempat dan sopir WNA tersebut langsung memukul salah satu warga masyarakat yang hendak mengamankan,” imbuh Berata.
Kedua WNA itu akhirnya dapat diamankan dan digiring menuju Polsek Baturiti. Polisi juga menemukan obat ketamine dan ketanaest yang merupakan obat bius serta kertas rokok ada di dalam mobil mereka.
Selain itu, pada sebuah tas yang ada di mobil itu polisi juga menemukan 13 botol obat rape yang merupakan semacam obat penahan lapar dan kantuk.
Baca Juga: Awas, Penipuan di WhatsApp Mencatut Nama Pejabat Daerah Bali Menjelang Pilkada
Saat meminta keterangan kepada Bezmenova, dia mengaku sudah berada di Bali sejak Sabtu (27/7/2024) dan menginap di sebuah penginapan di Baturiti. Mereka berada di Bali untuk keperluan shooting video untuk kanal YouTube OK Freestyle.
Selain itu, dia juga mengaku jika dirinya dan Georgii sudah tidak makan dan tidur selama tiga hari dengan bantuan obat rape tersebut. Dia mengaku selama tidak tidur, mereka hanya menyerap tenaga alam.
“Sumber menambahkan bahwa selama tidak tidur dirinya melakukan aksi menyerap tenaga alam,” imbuh Berata.
Sementara itu, Georgii masih belum bisa diajak berkomunikasi karena sempat muntah darah usai kecelakaan. Hasil diagnosa di rumah sakit menunjukkan jika pembuluh darah di paru-parunya pecah akibat benturan usai kecelakaan.
“Hasil dari pengamatan bahwa Georgii Shabalin tidak bisa melakukan komunikasi karena masih linglung dan kondisinya muntah darah,” ujarnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri