Awalnya pak Ari adalah seorang guru biologi sebuah SMA di Surabaya. Namun ia merasa gaji guru saat itu sangatlah kecil hingga tak bisa bertahan dengan pekerjaan tersebut.
Apalagi kala itu ia sudah memiliki istri dan dua orang anak yang harus dihidupi, Ari pun beralih profesi ke bidang lain yakni pariwisata yang hingga saat ini digelutinya.
“Awal ke Bali saya diajak orang Jepang yang membuat hotel di Legian,” tuturnya. Hingga dalam perjalanan kariernya ia menjadi General Manager di Puri Bening Hotel. Namun sayangnya hotel itu tutup permanen.
“Saya saat itu mau pulang karena hotel sudah tutup, saya pamit ke pak Ketut, pemilik Toya Devasya yang saat itu juga ketua PHRI Bali. Tapi sama pak Ketut dibilang ngapain pulang, di sini saja,” kisahnya lagi.
Akhirnya, pria yang sudah berkecimpung puluhan tahun di dunia pariwisata di Bali hingga luar negeri diantaranya Jepang dan Jerman ini pun memilih ikut bergabung di Toya Devasya sepenuhnya.
Sampai saat ini, Pak Ari mengaku selalu mendapatkan hal balasan baik dari pelayanannya kepada tamu dan berharap selalu demikian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai