SuaraBali.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) mengirimkan karangan bunga ucapan selamat kepada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Renon, Denpasar.
Hal ini karena telah dinonaktifkannya Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, akibat tersandung kasus asusila baru-baru ini.
Karangan bunga yang diterima tersebut menampilkan kalimat tersurat "Selamat dan sukses atas dipecatnya Ketua KPU RI, Hasyim Asyari semoga korban mendapat keadilan", disertai dengan tulisan "BEM UNUD" di bagian bawahnya, serta foto wajah Hasyim Asyari.
Terkait hal ini, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, mengatakan bahwa pihaknya tak mempermasalahkan.
"Kami tidak mempermasalahkan adanya kiriman karangan bunga tersebut, selama tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku," ujarnya.
Menurutnya, KPU mengapresiasi segala bentuk apresiasi masyarakat, asalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
KPU Bali menghormati kebebasan berekspresi masyarakat dalam menyampaikan pendapat mereka seperti halnya kiriman karangan bunga ucapan selamat ini.
Hal ini dipandang tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dari BEM UNUD, tetapi juga sebagai bagian dari dinamika sosial yang harus diakui dan dihargai dalam konteks demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
Baca Juga: Mayat Mahasiswi Membusuk di Kasus Kamar Kos
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang