SuaraBali.id - Meski ajang balap Motocross Grand Prix (MXGP) 2024 akan segera digelar di Sirkuit Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ternyata minat wisatawan untuk datang dan menginap di kota tersebut masih rendah.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengakui hal ini. Berdasarkan data dari Asosiasi Hotel Mataram (AHM), pemesanan kamar hotel untuk MXGP sejauh ini masih didominasi oleh warga lokal.
"Belum ada konfirmasi kedatangan wisatawan asing atau dari luar daerah untuk menginap," ujar Cahya.
Menurut Cahya, faktor utama minimnya minat wisatawan adalah popularitas MXGP yang belum setara dengan MotoGP. Ketika MotoGP digelar di Mandalika, banyak wisatawan dari luar daerah dan bahkan mancanegara yang menginap di Mataram.
Meski jarak ke Sirkuit Mandalika lumayan jauh, kemudahan akses transportasi dan akomodasi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk memilih Mataram sebagai tempat tinggal selama gelaran MotoGP.
"Kami berharap MXGP bisa lebih dipromosikan ke depannya sehingga berdampak positif pada pariwisata Mataram," kata Cahya.
Sementara itu, Ketua AHM, I Made Adiyasa Kurniawan, mengungkapkan target okupansi hotel di Mataram selama MXGP hanya 70% pada Jumat (28/6/2024). Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan target saat MotoGP.
"Beda ceritanya dengan MotoGP yang sudah dikenal luas. MXGP masih dalam tahap perkenalan," jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan MXGP 2023, banyak tamu yang menginap di hotel justru datang untuk menonton konser DEWA-19, bukan untuk menyaksikan balapan.
Baca Juga: Besok, Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Lombok Tiba
"Harapannya tahun ini bisa lebih baik, apalagi kabarnya panitia akan menghadirkan Raisa sebagai hiburan di MXGP Selaparang," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau