SuaraBali.id - Suhu udara minimum di Bali turun dua derajat dari kisaran 26 derajat Celcius menjadi rata-rata 24 derajat Celcius sehingga menjadi lebih dingin.
Menurut Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menyebutkan penurunan suhu udara ini terjadi beberapa hari terakhir.
“Terpantau ada penurunan suhu udara minimum dalam beberapa hari terakhir,” kata Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III Denpasar Putu Agus Dedy Permana di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (20/6/2024).
Menurutnya pula berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Ngurah Rai, penurunan suhu udara minimum itu disebabkan oleh dua faktor yakni peralihan musim dari hujan ke kemarau dan pengaruh dari Benua Australia.
Sebagian wilayah Bali pun saat ini memasuki musim kemarau.
Kondisi cuaca musim kemarau ini cenderung cerah hingga panas yang diterima bumi dilepaskan lagi ke atmosfer dan tidak tertahan awan di malam hari.
Selain itu di musim kemarau angin dominan bertiup dari arah timur yang membawa massa udara dingin dan kering dari wilayah Australia menuju wilayah Indonesia termasuk Bali.
“Hal itu berkontribusi terhadap menurunnya suhu udara di Bali saat musim kemarau,” ujarnya.
Kendati demikian ini merupakan siklus yang wajar di tengah masa transisi musim menjadi kemarau.
Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Tinggi di Jalur Penyebrangan Bali
Sementara itu, apabila dirinci per wilayah kecamatan di Bali, BBMKG Denpasar memperkirakan suhu udara minimum pada Jumat hingga Sabtu (21-22/6) mencapai 21 derajat Celcius yakni di Kecamatan Ubud, Payangan, Tegalalang, dan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.
Kemudian, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, serta Kecamatan Marga, Penebel, dan Baturiti, Kabupaten Tabanan dan Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana diperkirakan juga suhu udara minimumnya mencapai 21 derajat Celcius.
Sedangkan di Kabupaten Karangasem sebagian besar suhu udara minimum mencapai 22 derajat Celcius.
Sementara itu, di Kabupaten Buleleng diperkirakan suhu udara minimum berkisar 22-23 derajat Celcius dan Denpasar 24 derajat Celcius.
BBMKG Denpasar memperkirakan suhu udara yang lebih dingin itu berlangsung selama musim kemarau yang diprediksi puncaknya terjadi pada Agustus 2024. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun