SuaraBali.id - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan sedang melakukan pencarian seorang warga Desa Kota Baru, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaporkan hilang setelah diserang oleh buaya.
"Korban adalah seorang pria bernama Yosten (33)," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, pada hari Minggu (5/5/2024).
Supriyanto menjelaskan bahwa korban diserang oleh buaya saat sedang memancing ikan di muara Sungai Bale pada Jumat (4/5) pukul 21.00 Wita.
Korban sedang memancing bersama dua temannya, tetapi ketika diserang oleh buaya, kedua rekannya berada di lokasi memancing yang berbeda di Sungai Bale.
"Saat kedua teman korban memancing, mereka mendengar suara teriakan korban dari arah muara, mereka bergegas mendekati muara dan terlihat buaya telah menerkam korban dan membawa korban ke dasar air muara Sungai Bele," katanya, dikutip dari Antara.
Lebih lanjut rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak keluarga korban lalu dilanjutkan ke Kantor Basarnas Maumere untuk melakukan upaya pencarian.
"Setelah kami menerima informasi kami langsung mengerahkan Tim SAR gabungan dari Kantor Basarnas Maumere menuju lokasi kejadian dengan jarak 18 kilometer," katanya.
Ia menjelaskan Tim SAR gabungan telah berada di lokasi dan melaksanakan operasi pencarian dengan mengerahkan alat utama (alut) berupa rubber boat Basarnas Maumere serta peralatan SAR Air.
Baca Juga: BRI Ambil Tindakan Tegas Terkait Video Viral yang Sebut Uang Hilang untuk Serangan Bansos
Berita Terkait
-
15 Warga di NTT Jadi Korban Serangan Buaya Selama Tahun 2023
-
Berulang Kali Warga Jadi Terkaman Buaya di Pantai Oetune
-
Petani Diterkam Buaya di TTS Hingga Ditemukan Jasadnya Dalam Keadaan Tak Utuh
-
Buaya yang Ditemukan di Pantai Legian Mati Setelah Sejam Dirawat di PPS Tabanan
-
Buaya 4 Meter Muncul Setelah Banjir di Lombok, Diduga Jumlahnya Lebih dari Satu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas