SuaraBali.id - Ibu-ibu yang sedang menyusui anaknya memang mendapatkan dispensasi khusus untuk diperbolehkan tidak berpuasa.
Pasalnya, mereka memiliki tuntutan khusus untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi si bayi. Namun tak menutup kemungkinan, mereka juga bisa tetap berpuasa sembari menyusui.
Ada beberapa syarat untuk para ibu menyusui yang ingin tetap melaksanakan puasa Ramadan, salah satunya yaitu kondisi tubuh harus tetap fit.
Melansir dari laman Hello Sehat, sebuah studi menunjukkan bahwa kadar seng, magnesium, dan kalium ibu menyusui dapat menurun selama berpuasa di Bulan Ramadan.
Oleh karenanya, usahakan tetap memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui saat sahur, sehingga puasa lancar dan tidak mengalami hambatan. Berikut beberapa tips puasa untuk ibu-ibu menyusui:
1. Sahur menjadi hal yang Wajib
Ibu menyusui tidak disarankan untuk melewatkan waktu sahur. Produksi ASI menggunakan simpanan energi ibu dari makanan terakhir yang dikonsumsi, yaitu saat sahur. Maka dari itu, penting bagi ibu menyusui untuk tidak melewatkan waktu sahur.
2. Banyak Minum Air Putih
Air putih salah satu minuman yang sangat penting untuk Kesehatan tubuh. Bagi ibu menyusui yang berpuasa, harus banyak mengonsumsi air putih. Pasalnya, dengan begitu puasa yang sedang dilakukan akan berjalan lebih baik.
Baca Juga: Segarkan Tenggorokan di Bulan Ramadan dengan Es Goyobod Khas Jawa Barat
Ibu menyusui perlu minum air putih sebanyak 8 gelas setiap harinya. Selain itu juga bisa dengan mengonsumsi jus, susu atau makanan berkuah untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut.
3. Mengonsumsi Makanan Bergizi
Pastikan makanan-makanan yang dikonsumsi ibu menyusui saat sahur maupun berbuka mengandung zat gizi yang seimbang, sehingga nutrisinya terpenuhi dengan baik. Contohnya seperti makanan berprotein (daging, ayam, ikan, telur), makanan berpati (nasi, kentang, pasta, roti), makanan berserat (sayuran, buah-buahan, biji-bijian), susu dan produk olahannya (keju, yoghurt).
4. Kurangi Aktivitas yang Berlebih
Aktivitas fisik dan cuaca panas bisa membuat ibu dehidrasi selama berpuasa. Dehidrasi ini bisa membuat tubuh ibu menyusui lemas dan suplai ASI berkurang. Maka dari itu ibu menyusui bisa mengurangi aktivitas fisik dan paparan sinar matahari menyengat.
Itulah beberapa tips untuk ibu-ibu menyusui yang ingin tetap berpuasa. Namun sebagai catatan, Jika sudah merasa ada tanda-tanda mulai drop, harus segera membatalkan puasanya. Jangan sampai malah membahayakan keduanya ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat