SuaraBali.id - Pelaku penembakan seorang Warga Negara Turki di kawasan Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung berhasil diamankan. Pelaku yang ditangkap berjumlah tiga orang yang merupakan Warga Negara Meksiko.
Ketiga pelaku merupakan pria yang berinisial ACJ (32), MJA (24), dan DGV (36).
Mereka bertiga ditangkap di sebuah rumah yang berada di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (27/1/2024) sekitar jam 08.00 WITA. Dua orang pelaku ditangkap di dalam rumah tersebut, sementara satu lainnya ditangkap di jalan sekitar perumahan tersebut.
“Dalam proses penangkapan tersebut ditemukan dua orang tersangka sedang berada di dalam rumah, sedangkan satu orang tersangka lainnya ditangkap di jalan raya dekat perumahan saat hendak kembali ke rumah yang mereka tempati,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat konferensi pers di Mapolres Badung, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: Horor di Tumbak Bayuh: Pria Turki Ditembak di Vila, Rekaman CCTV Ungkap Hal Ini
Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, polisi menemukan fakta baru dari kasus ini. Sebelum peristiwa yang terjadi pada Selasa (23/1/2024) pukul 01.00 WITA itu, para pelaku sempat melakukan survey di TKP pada Senin (22/1/2024) pukul 22.00 WITA atau beberapa jam sebelum kejadian.
Hal tersebut diketahui dari hasil pengecekan kamera CCTV yang berada di sekitar TKP.
“Berdasarkan jejak digital yang kita temukan juga bahwa mereka diketahui bahwa pada hari senin pukul 22.00 itu melakukan survey (di TKP),” ujar Kapolres Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono pada kesempatan yang sama.
Sementara, penembakan tersebut bertujuan untuk merampas harta milik korban. Tiga orang pelaku masuk ke vila tersebut dengan membawa senjata api kaliber 7,65. Namun, hanya satu pelaku yang melakukan penembakan terhadap korban.
Setelahnya, uang sejumlah Rp30 juta dan 4 ribu USD atau sekitar Rp93 juta yang berada di dalam tas di ruang tamu vila raib dibawa oleh para pelaku.
Baca Juga: Polda Bali Minta Pelaku Pengeroyokan di Badung dan Denpasar Segera Menyerahkan Diri
“Motifnya untuk sementara yang kami dapatkan adalah terkait dengan ingin memiliki harta benda dari para korban tersebut,” ujar Teguh.
Berita Terkait
-
Laporan MUI Soal This Is Not Middle East yang Diucapkan Senator Arya Werdakarna Dilimpahkan ke Polda Bali
-
Kabar Terkini Kasus Dugaan Kebencian Senator Arya Wedakarna, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Ungkap Ksus Pemerkosaan Bule Brazil di Bali, Polisi: Berawal dari Korban Pakai Pakaian Seksi usai Pesta
-
Sandiaga Justru Terbantu, Pro Kontra Polda Bali Minta Warga Tak Viralkan WNA Nakal
-
Terancam Deportasi, 4 Fakta Bule Adu Mulut dengan Pecalang Ketahuan Kemah di Pantai saat Nyepi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan