SuaraBali.id - Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka kembali berkunjung ke Bali untuk melanjutkan safari politik. Dia tiba di Bali pada Jumat (26/1/2024) sore. Pasca berkampanye dari Kota Jayapura, Papua.
Setelah tiba, Gibran langsung menggelar kegiatan bertajuk Gimmick Gibran untuk mendengar aspirasi warga di Bali di kawasan Kota Denpasar sekitar pukul 20.00 WITA.
Pasca kegiatan tersebut, Gibran sempat ditanyai awak media soal cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar yang berencana menghentikan program food estate atau lumbung pangan apabila terpilih.
Namun, Wali Kota Surakarta itu menjawab dengan singkat jika dirinya tak mempermasalahkan hal tersebut.
Meski program tersebut dimulai saat kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Gibran menjelaskan jika hal itu adalah hak Cak Imin untuk menyetop program itu jika menang dalam Pilpres.
“Ya itu tergantung Cak imin ya, terima kasih untuk masukannya,” ujar Gibran saat ditemui usai kegiatan.
“Ya itu terserah Cak Imin,” pungkasnya.
Sebelumnya, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyebut akan menghentikan program food estate jika menang dalam Pilpres. Hal itu disampaikannya saat berkampanye di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (26/1/2024) pagi.
Cak Imin menjelaskan jika program tersebut dinilai hanya merugikan petani dan merusak hutan negara. Menurut dia, program itu hanya menguntungkan perusahaan.
“Menghentikan food estate lumbung pangan yang hanya menguntungkan perusahaan, tidak menguntungkan petani, bahkan merusak hutan kita,” ujar dia.
Kegiatan Gibran di Bali direncanakan masih akan berlanjut dengan kegiatan di kawasan Sanur, Kota Denpasar pada Sabtu (27/1/2024) besok.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi
-
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
-
Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak