SuaraBali.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berkampanye di Bali pada Jumat (24/1/2024). Pada pagi harinya, Cak Imin menghadiri kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama relawan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung.
Di hadapan relawan dan pendukungnya, Cak Imin menyampaikan jika pihaknya sudah menyiapkan program untuk memperbaiki kesejahteraan petani. Cak Imin mengaku sudah bertemu petani dari berbagai daerah dan memiliki kendala yang sama.
Dia menyebut petani kerap kali mengalami kerugian dan menanggung kerugiannya sendiri.
“Petani tidak pernah untung bahkan sering kali torok (menanggung rugi), tapi tidak ada langkah apapun. Saya ketemu petani diberbagai tempat, masih untung kalau impas katanya," ungkap Muhaimin Iskandar dikutip SuaraBali.Id di Bali, Jumat.
Cak Imin mengungkapkan bahwa salah satu program yang disiapkannya adalah menghentikan program food estate yang saat ini sudah dibangun di beberapa daerah.
Dirinya berencana menghentikan program yang dibangun di era Presiden Jokowi itu karena dinilai hanya menguntungkan perusahaan. Sementara petani tidak diuntungkan dan justru merusak hutan negara.
“Menghentikan food estate lumbung pangan yang hanya menguntungkan perusahaan tidak menguntungkan petani, bahkan merusak hutan kita,” ujarnya saat berkampanye.
Selain menghentikan food estate, dirinya juga menyiapkan rencana untuk menyiapkan pupuk bagi para petani.
Cak Imin bahkan sudah menyusun rencana andai dirinya dan Anies Baswedan menang dalam Pilpres. Setelah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 nanti, hal pertama yang akan dilakukannya pada hari itu adalah untuk menyiapkan pupuk.
Baca Juga: Menjadi Primadona, Bali Tempati Posisi Tertinggi ke-7 Destinasi Paling Dicari Wisatawan Tiongkok
“Nanti 14 februari coblosan menang, dilantiknya presiden 20 Oktober siang, malam yang kita lakukan pertama melakukan langkah penyediaan pupuk untuk seluruh para petani kita,” tuturnya.
Setelahnya, pada tanggal 21 Oktober 2024 atau sehari setelah dilantik dia berjanji untuk langsung mengecek pabrik pupuk yang ada. Dia bahkan siap untuk membangun pabrik baru jika ada pabrik yang tak sanggup.
“Tanggal 21 (Oktober) pagi saya langsung ke pabrik-pabrik pupuk. Kalau kamu enggak sanggup, bikin pabrik baru. Itu sudah yang menjadi langkah,” pungkasnya.
Jadwal kampanye Cak Imin berlanjut dengan mengunjungi Kabupaten Buleleng pada siang hari ini.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Cak Imin Minta Jokowi Cuti jika Ikut Kampanye: Tolong Belajar dari Pak SBY
-
Bali United Latih 50 Guru Olahraga untuk Menumbuhkan Bakat Sepak Bola Muda
-
Alasan Surya Paloh Enggan Komentari Sikap Gibran Rakabuming Saat Debat
-
Pelaku Pariwisata Bali Minta Penggunaan Uang Pungutan Wisman Dibuka
-
Daejeon Hana Citizen Jadi Lawan Pertama Bali United di Turnamen Internasional Vietnam
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA