SuaraBali.id - Ribuan umat Kristiani melakukan peribadatan Hari Natal di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (25/12/2023).
Ribuan orang dari berbagai usia terpantau memadati gereja tersebut hingga areal halaman gereja yang diberikan tenda oleh panitia.
Dari pantauan suarabali.id, gereja tersebut sudah dipadati sejak pagi hingga siang hari ini. Namun, lalu lintas di sekitar gereja juga masih terpantau terkendali.
Tidak hanya warga sekitar, namun wisatawan domestik dan wisatawan asing juga turut mengikuti khidmatnya misa natal hari ini.
Lantunan nyanyian pujian juga terdengar syahdu sambil dinyanyikan jemaat yang hadir sebelum ditutup dengan sesi pemberkatan.
Ketua panitia natal 2023 Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Virgilianus M. Boro menjelaskan jika sesi misa natal hari ini dibagi menjadi empat sesi yakni pada pukul 07.00, 11.00, 15.00, dan 18.00. Khusus pada sesi misa natal pada pukul 18.00 WITA nanti, pihak gereja menyiapkan misa dengan bahasa Inggris.
Hal itu karena Kuta adalah kawasan pariwisata yang terdapat banyak wisatawan asing. Sehingga pihak gereja menginginkan agar dapat melayani wisatawan asing tersebut untuk beribadah.
Jadwal misa sore dengan Bahasa Inggris itu disebutnya juga selalu dilakukan dalam ibadah setiap hari Minggu.
“Iya karena di sini areal wisata. Jadi mau tidak mau kita harus siap jadwal untuk (misa) Bahasa Inggris,” ujar Virgilianus saat ditemui di lokasi pada Senin (25/12/2023).
Baca Juga: Tak Sembarang Orang Bisa Jadi Polisi Adat Bali Alias Pecalang, Ternyata Harus Penuhi Syarat Ini
“Sebenarnya selain Hari Raya Natal dan Paskah, Hari Minggu sore kita juga ada jadwal misa sore Bahasa Inggris,” imbuh dia.
Virgilianus juga menyebut jika setiap tahunnya Gereja Katolik yang sudah berdiri sekitar 28 tahuj itu memang melayani banyak wisatawan. Selain wisatawan domestik yang berasal dari Jakarta dan kota lainnya, juga ada sekitar 20 persen wisatawan asing yang hadir setiap ibadah natal.
Dia menjelaskan jika wisatawan asing tersebut berasal dari berbagai negara, namun wisatawan asal Australia disebut menjadi yang terbanyak.
“Harapan kami di tahun ini yang pertama jelas keamanan, itu pasti. Yang kedua moga-moga bebas pandemi jadi tidak lagi berpikir tentang Covid, jadi kita berbicara tentang sehat,” ujarnya.
“Ini bukan harapan tp rasa syukur saja, rasa syukur di mana acara hari raya natal berjalan lancar tahun ini,” pungkasnya.
Dalam misa malam natal yang diadakan Minggu (24/12/2023) saja sudah ada sekitar 8 ribu jemaat yang menghadiri ibadah tersebut yang dibagi dalam tiga sesi. Dalam puncak perayaan Hari Natal ini, dia memperkirakan ada sekitar 10 ribu jemaat yang hadir dalam empat sesi itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah