SuaraBali.id - Dua orang wanita Warga Negara Asing (WNA) berinisial CA (37) asal Amerika Serikat dan AC (37) asal Inggris ditangkap. Karena menganiaya karyawan salon di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu (16/12/2023) lalu. Mereka diamankan saat hendak kabur ke Thailand.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan jika mereka diamankan di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (16/12/2023) sekitar pukul 22.30 WITA.
“Berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Bandara Ngurah Rai, terduga pelaku berhasil dicegah ketika akan berangkat menuju ke Thailand,” ujar Jansen pada Senin (18/12/2023).
Peristiwa penganiayaan itu terjadi karena kedua pelaku tidak puas dengan harga perawatan yang mereka terima di salon perawatan kuku.
Keributan itu bermula saat kedua pelaku datang ke Ombre Nail Studio untuk melakukan perawatan kuku pada Sabtu (16/12/2023) sore. Mulanya mereka sudah menyepakati perawatan normal seharga Rp600 ribu.
Kemudian, salah satu pelaku meminta tambahan treatment dengan biaya tambahan. Karyawan salon tersebut sudah menginformasikan terkait tambahan biaya yang akan dikenakan, dan sudah disetujui juga oleh pelaku.
Namun, seusai perawatan, pelaku hanya mengeluarkan uang sejumlah Rp700 ribu, padahal total harga perawatan yang harus dibayar seharga Rp935 ribu. Dari sana cekcok antara kedua pelaku dan dua orang karyawan dimulai.
Salah seorang kasir saat itu menjadi korban setelah mengalami luka pada lengan dan perut akibat dicengkeram dan ditarik oleh pelaku.
“Pihak kasir Ni Luh Putu Mega Riantini terdorong dan terdapat luka pada lengan akibat cengkraman dan luka pada perut akibat ditarik terlapor,” ujar Wakapolres Badung, Kompol I Made Pramasetia dalam keterangannya pada Senin (18/12/2023).
Kini mereka tengah menjalani proses hukum di Mapolres Badung.
Mereka berdua kini terancam dikenakan Pasal 351 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara serta Pasal 335 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka