SuaraBali.id - Mitos akan buket bunga pengantin rasanya sudah menjadi rahasia umum. Konon, buket bunga pengantin dipercaya akan membuat seseorang yang mendapatkannya akan segera tertular menjadi pengantin pula.
Ada juga yang percaya jika siapa yang berhasil mendapatkan lemparan bunga pengantin maka akan Panjang umur serta murah rejeki.
Meskipun hal itu belum bisa dibuktikan secara nyata, namun masih saja banyak yang merebutkan buket bunga pengantin tersebut. Oleh karena itu, buket bunga pengantin kerap jadi rebutan para tamu undangan pernikahan.
Namun sepertinya tradisi tersebut tidak berlaku bagi para tamu undangan pernikahan dalam video yang dibagikan akun instaggram @singarajaviral. Dalam video viral tersebut, para tamu undangan disebuah acara pernikahan justru saling melempar buket bunga, seolah tak ingin mendapatkannya.
Video yang diunggah akun Instagram @singarajaviral memperlihatkan sepasang pengantin mengenakan kebaya khas Bali. Kedua pengantin ini tampak membawa buket bunga dan membelakangi para tamu undangan.
Pasangan pengantin ini sedang akan melakukan prosesi lempar bunga. Setelah menunggu beberapa waktu, keduanya akhirnya melempar buket bunga tersebut.
Namun tidak sesuai ekspektasi, setelah dilempar, buket tersebut justru berpindah tangan di banyak orang. Pasalnya para kerabat pengantin tidak ada yang mau mendapatkan bunga tersebut, sehingga terus dilemparkan.
“Tangkap Buket (x) Main Volly (v),” tulis dalam video yang dikutip Jumat (1/12/23).
Setelah dilemparkan bolak balik beberapa kali, buket bunga tersebut akhirnya berhenti di satu orang laki-laki yang rupanya menangkap bunga di awal. Video ini sontak mengundang komentar warganet.
Baca Juga: Resep Nasi Ayam Sambal Bejek Belayu, Makanan Khas Tabanan
“Pada gak mau,” tulis @wokwok.
“bukan takut nikah. tpi udh nikah semua,” sahut @komang_arismawan98.
“Yang bapak bapak mau ngambil di marahin istrinya wkwk,” komentar @reschasavana.
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN