SuaraBali.id - Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terhadap wacana penghapusan jabatan Gubernur saat mengunjungi Pasar Baturiti di Tabanan pada Kamis (2/2/2023).
Soal usulan yang datang dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ini, Jokowi menyebut perlu ada kajiian mandalam.
“Semua memerlukan kajian yang mendalam. Ini memang negara demokrasi, tapi tetap perlu kajian,” ujarnya.
Jokowi juga mengatakan agar jangan sampai terjadi jarak yang jauh antara pemerintah pusat dengan kabupaten apabila tidak adanya jabatan gubernur, terutama untuk fungsi kontrol.
“Perlu perhitungan, kalkulasi. Apakah bisa lebih efisien atau terlalu jauh. Semua harus dihitung,” ujarnya.
Seperti diketahui, sebelumnya Cak Imin melontarkan usul untuk menghapus jabatan gubernur.
Menurut Cak Imin, jabatan Gubernur karena tak begitu fungsional dalam sistem pemerintahan.
PKB mengusulkan supaya pemilu dibatasi pada pemilihan presiden (pilpres) serta pemilihan bupati (pilbup) dan pemilihan wali kota (pilwalkot).
Cak Imin mengatakan jabatan ini memungkinkan dihapus karena tidak terlalu berfungsi dalam tatanan pemerintahan.
"Kalau perlu nanti gubernur pun enggak ada suatu hari karena tidak terlalu fungsional dalam jejaring pemerintahan," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin dalam acara Sarasehan Nasional Satu Abad NU di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/1/2023).
Cak Imin bilang, anggaran untuk jabatan gubernur terlampau besar.
Padahal, gubernur hanya bertugas menghubungkan pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten dan kota.
Tag
Berita Terkait
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia
-
Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi
-
Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap
-
Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok
-
Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta