SuaraBali.id - Berkaca dari kasus keracunan jajanan Chiki Ngebul yang terjadi di beberapa daerah. Seperti di Jakarta, Ponorogo, Tasikmalaya dan daerah lainnya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menindak tegas pengunaan nitrogen cair pada pangan siap saji.
Sekda NTB, Lalu Gita Ariyadi mengatakan Pemerintah Provinsi NTB akan menindak tegas penggunaan nitrogen cair pada makanan.
Salah satunya adalah jajanan yang kini ngetren disebut chiki ngebul atau chiki berasap.
Meskipun belum adanya kasus di NTB, namun penjualan chiki ngebul masih dijumpai ditempat keramaian seperti di momen Car Free Day Udayana Mataram.
"Karenanya, hulu hilir penjualan chiki ngebul harus diawasi ketat," tegasnya.
SatPol PP NTB juga aka melakukan penertiban atau penyitaan bila ditemukan penjualan Chiki Ngebul sebelum korban berjatuhan.
"Ndak bae beng anak bain te chiki ngebul niki. Salak kejarian laun. (Jangan berikan anak kita konsumsi chiki ngebul. Besok salah kejadian,” katanya.
Sebagaimana yang diketahui, Chiki Ngebul disebut-sebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama pada jaringan kulit.
Selain itu juga menyebabkan gangguan kesehatan lain seperti memicu kesulitan bernafas yang parah.
Hal ini pun dapat memicu kerusakan internal organ tubuh terutama pada anak-anak.
Kontributor : Toni Hermawan
Berita Terkait
-
Viral Chiki Ngebul Bikin Anak Keracunan, Sebenarnya Aman Dimakan Nggak Sih? Dokter Anak Ungkap Faktanya
-
Kasus Keracunan Chiki Ngebul, Ini Bahaya Nitrogen Cair Pada Makanan yang Harus Diwaspadai
-
Kemenkes Umumkan 1 Kasus Baru Dugaan Keracunan Chiki Ngebul di Jawa Timur, Bakal Ditetapkan KLB?
-
Bahaya Chiki Ngebul pada Tubuh, Nitrogen Cair Sebabkan Keracunan Hingga Luka Bakar
-
Chiki Ngebul Sebabkan KLB, Kemenkes Mintak Nitrogen Cair Tak Disajikan Sembarangan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi