SuaraBali.id - Operasi Zebra Agung 2022 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia termasuk di Bali. Operasi ini berlangsung dari Kamis, 24 November hingga 7 Desember 2022 dan lebih mengedepankan sosialisasi.
Hari pertama Operasi Zebra berlangsung di simpang Buagan jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol Denpasar barat, pada Kamis 24 November 2022.
Operasi Zebra Agung 2022 kali ini tidak mengutamakan razia atau tilang, tapi lebih memprioritaskan sosialisasi dan edukasi kepada para pelanggar. Melalui tindakan teguran ini diharapkan dapat mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas.
Operasi Zebra Agung 2022 ini menyasar pengemudi maupun pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara. Apalagi pengendara di bawah umur, penggunaan helm SNI dan safety belt, melawan arus dan berkendara melebihi batas kecepatan.
Petugas akan menghentikan kendaraan yang melintas dan secara kasat mata ditemukan banyak pelanggaran. Sehingga petugas memberikan teguran simpatik.
"Dari Operasi Zebra ini tercatat teguran simpatik diberikan kepada 23 pelanggar yang sebagian besar tidak menggunakan helm," ujarnya didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.
Selain teguran simpatik juga dilakukan pembagian stiker dan brosur Imbauan tertib berlalulintas.
Selain itu diberikan juga 75 pcs souvenir serta membagikan bingkisan peduli kasih kepada warga yang melintas di TL Buagan, Denpasar.
Tak hanya itu, ada juga edukasi berupa bentangan spanduk Imbauan tertib berlalulintas "Stop melawan arus, melawan arus menantang maut, berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain".
Baca Juga: 8 Titik ETLE Polda Bali Ada di Denpasar Dan Badung, 5 Pelanggaran Ini Jadi Sasaran
Sementara Iptu I Ketut Sukadi menambahkan, Operasi Zebra tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.
Dimana tidak ada penindakan tapi lebih banyak memberikan arahan agar tidak melakukan kesalahan kembali, terangnya.
Berita Terkait
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
5 Helm Bogo Retro Murah Mulai Rp100 Ribuan, Cocok untuk Hijabers dan Penggemar Gaya Klasik
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia