SuaraBali.id - Kedatangan penumpang kapal lewat Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali kini diperketat dengan biosecurity (tindakan pencegahan penularan penyakit) guna mengantisipasi peningkatan sebaran COVID-19.
Hal ini dilakukan Polisi Resor Kota Denpasar melalui jajaran Polisi Sektor Benoa Bali. Salah satunya saat adanya kedatangan penumpang dari KM Binaya di Pelabuhan Benoa pada Selasa (19/7) dini hari.
Adapun jumlah peumpangnya mencapai 1.165 orang dan kru kapal sebanyak 64 orang.
"Personel Polsek Benoa memberikan pelayanan dan bersinergi dengan stakeholder dalam lingkup kerja pelabuhan Benoa, mengikuti standar operasional prosedur yang berlaku terhadap para penumpang, yaitu dengan menerapkan biosecurity," kata Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi Rabu (20/7/2022).
Tindakan pencegahan dan pengendalian dilakukan oleh personel Polsek Benoa dengan pemeriksaan suhu tubuh, pengecekan hasil rapid, penyemprotan disinfektan barang-barang bawaan penumpang kapal yang turun di Terminal Domestik Pelabuhan Benoa.
Secara terpisah, Kapolsek Benoa Kompol I Nyoman Wiranata menyampaikan pelayanan terhadap penumpang kapal yang turun maupun yang hendak berangkat wajib dilayani.
"Wajib hukumnya, polisi hadir untuk memberikan pelayanan. Kami berharap seluruh warga yang memakai jasa pelayanan angkutan laut melalui Pelabuhan Benoa dapat kami layani dengan baik," katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan serta menyiapkan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan bagi setiap calon penumpang yang ingin bepergian menggunakan jasa angkutan laut.
Tindakan sterilisasi oleh Polri itu menanggapi laporan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto yang menyatakan kasus sebaran kasus COVID-19 di Indonesia sebesar 95 persen berasal dari Pulau Jawa dan Bali.
Baca Juga: Balita Patah Kaki di Denpasar Dikunjungi Keluarga, Diduga Ditelantarkan Ayah Tiri
Data Satgas COVID-19 secara nasional per Senin (18/7) mencatat kasus di Indonesia bertambah 3.393. Dari jumlah tersebut, penambahan di Jawa Bali sebanyak 3.273 kasus.
Sementara itu, total kasus kumulatif di Jawa dan Bali sampai Senin (18/7) mencapai 4.152.214 kasus. Dari angka itu, jumlah kasus positif di Jawa Bali menyumbang 67,6 persen dari total 6.138.346 kasus secara nasional.
Khusus Bali, Ketua Harian Satgas COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyatakan hingga Minggu (17/7) ada 105 pasien COVID-19 di Bali. Kenaikan jumlah pasien COVID-19 banyak disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri berdasarkan hasil tes PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Menang Dramatis atas Arema FC, Pelatih Bali United Bongkar Resep Jitunya
-
Kalah dari Bali United, Pelatih Arema Ungkap Biang Kerok dan Singgung Mentalitas
-
DAMRI Buka Rute Langsung Jakarta-Denpasar, Segini Harga Tiketnya
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR