SuaraBali.id - Media sosial digegerkan dengan penemuan balita berinisial N telantar di seputaran Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali pada Selasa 19 Juli 2022.
Saat ditemukan kondisi balita tersebut sangat memprihatinkan, tubuhnya penuh luka. Bahkan saat ditemukan kaki kanannya dalam keadaan patah. Terkini, balita tersebut sudah didatangi oleh ayah kandungnya.
Hal ini diinfokan oleh akun resmi RSUD Wangaya di Instagram melaporkan bahwa ayah kandung dari balita N tersebut sudah mendatangi anaknya. Fotonya pun diunggah di media sosial.
Terlihat N sudah dalam perawatan di RSUD Wangaya diselimuti dan diberi boneka. Ia pun terlihat tersenyum di kamera.
Warganet pun bertanya-tanya sebab balita itu telantar. Akun RSUD Wagaya @rsud.wangaya pun menjawab bahwa ia diduga sengaja ditelantarkan.
“Dari informasi yang di dapat, ditelantarkan ayah tirinya,” tulis akun tersebut.
Diberitakan sebelumnya bahwa N ditemukan oleh warga bernama Nyoman Bagia. Balita malang ini ditemukan persis di depan Kios Masage, Jalan Bedugul, Sidakarya Denpasar Selatan, sekitar pukul 07.15 WITA.
Prebekel Desa Sidakarya I Wayan Madrayasa membenarkan adanya penemuan balita di jalanan tersebut.
Dijelaskannya, anak itu ditemukan dalam keadaan menangis dan kesakitan.
Baca Juga: Geger, Spanduk Liar di Beberapa Titik Kota Denpasar Pertanyakan Fungsi MDA
"Ya benar saat kami temukan anaknya menangis dan kesakitan. Kami menduga dia sudah semalaman di sana dan ia juga kencing celana," ungkapnya Selasa 19 Juli 2022 kepada beritabali.com – jaringan suara.com.
Balita dengan kondisi memilukan itu kemudian dibawa ke rumah Prebekel di Jalan Sidakarya No 91. Lantas, Naya dibersihkan dan diberikan pakaian ganti oleh istri Perbekel Madrayasa.
Saat dibersihkan, mereka terkejut melihat banyak luka di tubuh bocah malang tersebut. Terlebih adanya luka lecet, memar atau lebam.
"Dia sudah bisa bicara, terus mengeluh sakit di pinggul serta kakinya. Ketika ditanya mengenai orang tuanya, ia mengaku sang ayah bernama Tedi dan ibu bernama Novi," ungkapnya.
Dijelaskannya, anak itu masih ingat nama kedua orang tuanya. Namun ia tidak mengetahui alamat rumahnya.
"Dugaan kuat oknum yang sengaja menelantarkan anak ini, atau bahkan mungkin disakiti lebih dulu," duga Perbekel Madrayasa.
Berita Terkait
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa
-
Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern