Selanjutnya Perbekel berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar dan diteruskan ke Komisi Perlindungan Anak. Sekitar pukul 12.00 WITA petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar datang untuk mengantarnya ke RS Wangaya Denpasar.
Mirisnya, dari hasil pemeriksaan tim medis, N mengalami patah kaki bagian kanan.
Dinas sosial pun mencari orang tua dari bocah tersebut segera melaporkan ke pihak terkait.
Penemuan balita 4 tahun yang terlantar di jalanan mendapat atensi dari Polsek Denpasar Selatan. Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dalam penanganan tersebut.
"Betul ada laporan, kami langsung koordinasi dengan Dinsos dan BPBD, sudah dirawat di Wangaya," terangnya ke awak media, pada Selasa 19 Juli 2022.
Berita Terkait
-
Generasi Overthinking di Era Over-Information
-
Kala Media Sosial sebagai Medan Perang Baru Propaganda Global
-
Festival Literasi Denpasar #6 Libatkan 10.150 Peserta, Komitmen Bangun Generasi Cerdas dan Kreatif
-
Algoritma Manipulatif hingga Ancaman VPN, Mengapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos?
-
Pramono Dukung Aturan 'Kiamat' Medsos bagi Anak-anak: Sudah Banyak yang Kecanduan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin