SuaraBali.id - Setiap daerah memiliki kekhasan budaya yang lain dari daerah lainnya. Budaya-budaya ini pun bisa menjadi hiburan dan atraksi yang membuat daerah tersebut terkenal hingga mendunia, termasuk kebudayaan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Beberapa atraksi budaya di Kota Mataram selalu dipamerkan di setiap perhelatan acara dan wisata budaya di Kota Mataram.
Dimana perpaduan antara unsur budaya dan religi menghasilkan sebuah pertunjukkan yang sangat menarik.
Inilah 5 pertunjukan wisata budaya yang ada di Kota Mataram yang membuat daerah ini semakin dikenal seperti dilansir Wartamataram – jaringan suara.com.
1. Tari Rudat
Tarian tradisional ini berasal dari Suku Sasak dan menampilkan gerakan-gerakan seperti pertunjukan pencak silat karena ada gerakan memukul, menendang, memasang kuda-kuda dan menangkis.
Tarian ini biasanya digunakan sebagai penyambut tamu pada acara formal pemerintahan serta beberapa acara keagamaan seperti Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, Khataman Al-Quran, Idul Fitri dan hari besar lainnya.
Dalam setiap pertunjukkannya, tari rudat ditampilkan oleh 13 orang penari yang memakai kostum prajurit.
Para penari tersebut mengenakan pakaian lengan panjang berwarna kuning dengan celana selutut berwarna biru serta tarbus (kopiah panjang).
Baca Juga: Bila Aturan BPJS Kesehatan Berubah, Fasilitas Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Terdampak
Kelompok penari tersebut dipimpin oleh seorang komandan yang mengenakan mahkota dan memegang pedang. Tarian ini juga melibatkan beberapa permainan alat musik khas melayu.
2. Hadrah
Hadrah merupakan salah satu kesenian dan atraksi budaya yang ada di Kota Mataram dan berasal dari budaya Islam.
Atraksi ini menggunakan rebana sebagai alat perkusi yang mengiringi lagu dengan syair berisi pujian-pujian terhadap Nabi Muhammad SAW dan juga berisi dzikir-dzikir yang dibawakan dengan indah.
3. Zikir Zaman
Salah satu wisata budaya yang kental dengan unsur religi adalah Zikir Zaman. Berawal dari sebuah kesenian yang datang dari Turki dan Yaman, Zikir Zaman mulai berkembang di Pulau Lombok sejak dimulainya penyebaran Agama Islam di Pulau Lombok.Zikir Zaman berisi pujian-pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta para Nabi dan Rasul dengan disertai gerakan-gerakan tarian.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Perawatan Kulit hingga Wellness, Korea Selatan Perkenalkan Wisata Kesehatan di Jakarta
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall
-
Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan
-
Viral Jajan di Wisata Cibodas, Beli Mie Rebus dan Nasi Goreng Bayar Hampir Seperempat Juta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern