Prosesi Zikir Zaman dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan runutan silsilah penerus tentang seni syiar Islam. Lalu setelah itu pembacaan Ayat Suci Al-Quran, kemudian diisi dengan dalil dan beberapa ritual lainnya serta ditutup dengan prosesi Serakalan.
4. Bale Ganjur
Sebagai salah satu Kota dengan penduduk yang beragam, Kota Mataram juga memiliki wisata budaya yang berhubungan dengan Agama Hindu yaitu Bale Ganjur. Atraksi budaya ini adalah salah satu ensamble gamelan Bali yang berasal dari kata Bala dan Ganjur. Bala berarti pasukan atau barisan dan Ganjur berarti berjalan, sehingga Bale Ganjur dapat dimaknai sebagai pasukan yang sedang berjalan.
Bale Ganjur awalnya berfungsi sebagai pengiring upacara ngaben hingga pawai adat dan agama. Namun dalam perkembangannya, Bale Ganjur juga dipakai untuk mengiringi pawai kesenian, pawai olahraga, hingga pawai lain dalam sebuah event yang bersifat hiburan.
5. Gendang Beleq
Atraksi budaya yang banyak ditemui di Pulau Lombok, khususnya dalam banyak event di Kota Mataram adalah Gendang Beleq. Salah satu atraksi budaya yang berasal dari Suku Sasak dan dimainkan secara berkelompok dengan membawa alat musik tradisional salah satunya adalah gendang dengan ukuran besar atau dalam Bahasa Sasak disebut Gendang Beleq
Menurut sejarah, Gendang Beleq dulunya dijadikan sebagai penyemangat bagi prajurit yang pergi berperang atau pulang dari peperangan. Oleh sebab itu Gendang Beleq sering dikatakan juga sebagai musik dalam peperangan.
Namun saat ini, fungsi Gendang Beleq makin melebar dan sering digunakan sebagai musik pengiring dalam upacara adat seperti Merariq, Sunatan, Ngurisang dan Begawe Beleq.
Itulah pertunjukan dan gelaran wisata budaya resmi di Kota Mataram dan sering dijumpai di berbagai pertunjukkan dan event resmi.
Baca Juga: Bila Aturan BPJS Kesehatan Berubah, Fasilitas Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Terdampak
Tag
Berita Terkait
-
Atraksi Tatung hingga Kuliner Tionghoa Ramaikan Cap Go Meh Little Singkawang di TM Seasons City
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Ramadan, Imlek hingga Nyepi Bertemu, Ada Festival Lintas Budaya yang Meriah dan Inklusif di Sini
-
Kicak dan Lorong Sempit Kauman Penjaga Memori Kuliner Mataram Islam
-
Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR