SuaraBali.id - Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta memastikan pihaknya akan mengawasi ketat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun ajaran 2022/2023.
Apalagi, menurutnya para siswa miskin di Bali yang berjumlah 18 ribu siswa tersebut mendapat prioritas utama untuk diterima di sekolah negeri.
Bahkan, pihaknya membuka posko pengaduan jika ada siswa miskin yang tidak diterima atau diakomodir di sekolah negeri dalam PPDB kali ini.
“Kalau tidak diterima, laporkan ke DPRD,” tegas dia saat ditemui di DPRD Bali, Senin 6 Juni 2022.
Politisi senior PDIP ini juga mengatakan bahwa untuk memastikan siswa dalam kategori miskin atau tidak tersebut menurutnya bakal ada tim verifikasi yang turun memeriksa.
Tim tersebut terdiri dari Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan pemerintah desa dinas maupun adat.
Proses verifikasi itu sendiri menurutnya juga akan menjadi salah satu pokok utama pengawasan pihaknya selaku wakil rakyat.
“Jalur khusus miskin lebih diprioritaskan untuk diterima semua. Sepanjang itu memenuhi persyaratan verifikasi dari tim,” kata pria yang juga Bendesa Adat Pedungan itu.
Hal ini sendiri dilakukan untuk memastikan 18 ribu siswa miskin tersebut mendapat hak-haknya untuk mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah negeri
Baca Juga: Meski Didemo, Pemprov Bali Tetap Ubah Status SMAN Bali Mandara Dan Hapus Jalur Siswa Miskin
“Artinya dari 18 ribu siswa miskin yang ada di Bali mendapatkan haknya sama. Tidak ada ketimpangan atau tidak pemerataan. Namun lebih berkeadilan. Kalau kita di DPRD apapun kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat kita pasti akan dukung,” tegasnya.
Politisi PDIP ini juga menyampaikan siswa miskin seluruh Bali akan merasakan kebijakan tersebut.
“Kita melihat pemerataan dan keadilan siswa miskin. Dimana yang salah kebijakan gubernur?, kan tidak ada yang salah,” ujarnya.
Kontributor: Rahman
Berita Terkait
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Jangan Tunggu Dewasa! 5 Bukti Anak-Anak Ini Sudah Bisa Mengubah Dunia dari Bangku Sekolah
-
Biaya Sekolah Naik, Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Juli 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga
-
Likuiditas Makin Solid Berkat Dana SAL, BRI Siap Perluas Kredit UMKM
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara