SuaraBali.id - Pembangunan Rocket International Circuit di Samota, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat terus dikebut dan diharapkan tuntas sebelum perhelatan (MXGP) pada 24-26 Juni 2022.
Komandan Lapangan MXGP Indonesia, Ridwansyah mengatakan pelaksanaan MXGP di Sumbawa ini merupakan tantangan dan peluang bagi masyarakat. Karena tak hanya sekedar gelaran balap tapi dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.
"Seri kejuaraan dunia MXGP di Sumbawa, tetap terlaksana sesuai jadwal. Progres persiapan berjalan baik," ujarnya dalam siaran pers Kamis (27/5/2022).
Yang meMotorcross Grand Prixnjadi tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menyiapkan akomodasi dan hospitality yang baik selama tiga hari.
Bukan hanya dari perbaikan fasilitas umum seperti jalan, bandara, rumah sakit dan lain lain, namun masyarakat harus bisa menyediakan makan, minum sampai kebutuhan wisata untuk ribuan orang.
Kepala Dinas PUPR NTB ini mengatakan gelaran resmi MXGP of Indonesia akan digelar 24 sampai 26 Juni di Rocket International Circuit di Samota, Sumbawa.
Terdiri dari dua kelas, MX2 dan MXGP, tiket akan mulai dijual 1 Juni 2022, dengan harga mulai Rp100 ribu sampai Rp2 juta untuk tiga jenis tiket festival, VIP dan VVIP.
Proyeksi tiket VIP dan VVIP terjual sebanyak 2.500 lembar dan sisanya untuk kelas festival. Tiket dijual online melalui tiket.com dan penjualan offline.
Kedatangan tim dari 19 negara dipastikan mulai 21 Juni sebanyak 500 orang terdiri dari kru dan pembalap MXGP.
Baca Juga: Warga Lombok Barat yang Sebar Hoaks Foto Korban Pemanahan di Mataram Terancam Bui 6 Tahun
Ridwansyah berharap dukungan semua pihak untuk berbenah dan bersiap karena gelaran ini juga bagian dari upaya pemerataan pembangunan bagi masyarakat Sumbawa.
Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah menilai MXGP di Samota merupakan peluang bagi daerahnya.
"Kegiatan ini milik masyarakat Sumbawa bukan hanya masyarakat NTB yang harus dimanfaatkan sebaik baiknya," katanya.
Berita Terkait
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade
-
Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?
-
Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali