SuaraBali.id - Kunjungan wisata rombongan delegasi peserta Pra Konferensi Tingkat Tinggi Youth (KTT Y20) ke sejumlah lokasi wisata di daerah setempat akan dikawal oleh Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Mengutip keterangan resmi Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono bahwa kunjungan wisata delegasi peserta KTT Y20 dalam rangka melaksanakan agenda Pra KTT ke-2 Y20 membahas isu Digital Transformation di wilayah Provinsi NTB yang dikemas dalam acara NTB Youth Conference.
Rombongan delegasi peserta Pra KTT ke-2 Y20 melaksanakan karya wisata di Rumah Adat Sade, Sirkuit Mandalika, Kuta Mandalika Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Sebanyak 151 orang yang terdiri dari peserta delegasi, IYD Pusat, OIYD Chapter Lokal dan kepanitiaan, dimana kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Staf Khusus Bidang Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Kementerian Pemuda dan Olahraga Alia Noorayu Laksono.
Rombongan delegasi tiba di Desa Adat Sade Desa Rembitan, Kecamatan Pujut dan disambut langsung dengan tradisi kesenian Gendang Beleq dan pertunjukan seni Presean.
"Rombongan berwisata didampingi oleh pemandu Desa Adat Sade," katanya, Senin (25/4/2022).
Dan selanjutnya rombongan menuju ke Kuta meninjau Bukit 360 Sirkuit Mandalika di Desa Kuta Kecamatan Pujut.
Polres Lombok Tengah melakukan pengamanan jalur dan lokasi-lokasi yang dikunjungi oleh rombongan delegasi peserta Pra KTT ke-2 Y20 agar perjalanan dan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.
"Semoga kunjungan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Lombok Tengah khususnya dan ekonomi bisa bangkit pasca pandemi ini," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Perang Mercon di Lombok Tengah Rawan Dilakukan di Jam Sholat Tarawih Sampai Subuh
Berita Terkait
-
Dari Isu Lingkungan ke Lintasan Balap: Jerhemy Owen Jajal Adrenalin di Sirkuit Mandalika
-
Kaesang Minta Kader PSI NTB Belajar dari Senior, Dorong Regenerasi Menuju Kursi DPRD
-
Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Koster Ingin Presiden Prabowo Buka PKB 2026, Sekaligus Bahas Bali Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi
-
Kejari Mataram Mulai Bidik Pengurus PMI Terkait Penyelidikan Dana 2025
-
Kenapa Nilai Rupiah Tembus Rp17.500 ? Ini Kata Pengamat