SuaraBali.id - Aktivitas Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang kini diberlakukan sistem buka tutup beberapa jam. Hal ini karena adanya cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali.
Penutupan Pelabuhan tersebut dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XII Bali-Nusa Tenggara untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Cuaca buruk tersebut berupa angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Bukannya berhenti, namun semakin lama kecepatan angin semakin bertambah hingga mencapai 27 sampai 35 knot.
Angin kencang tersebut dinilai bisa membahayakan yang sedang berlayar karena bisa terdorong keluar jalur pelayaran lalu.
“Kita tutup sementara karena cuaca tidak memungkinkan kapal untuk berlayar,” kata Kasatpel BPTD Pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan Selasa (22/03/2022) seperti diwartakan beritabali.com – Jaringan suara.com.
Karena penutupan berlangsung lama dari pukul 14.30 WITA sampai pukul 16.00 menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan areal parkir pelabuhan sampai di pintu masuk. Setelah cuaca mulai membaik pelabuhan kembali dibuka pada pukul 17.00 WITA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar