SuaraBali.id - Penonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia telah disiapkan camping ground (bumi perkemahan) sebagai alternatif akomodasi penginapan. Namun demikian akomodasi yang disediakan pemerintah Lombok Tengah ini ternyata masih banyak yang kosong.
"Tenda camping ground yang telah dipesan baru 280 unit," kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lendek Jayadi di Praya, Rabu (16/3/2022).
Adapun lokasi perkemahan tersebut tak jauh dari pantai yakni berada di area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dengan jumlah tenda 1075 unit.
"Lokasi cukup dekat dengan area Pantai dan area tempat penukaran tiket MotoGP di area parkir Masjid Nurul Bilad," katanya.
Harga sewa tenda yang ditawarkan itu bervariasi mulai dari Rp400 ribu- sampai degan Rp700 ribu. Selain itu juga, harga yang diberikan tersebut termasuk untuk akomodasi transportasi bagi para pengguna camping ground.
"Lokasi camping ground juga dilengkapi dengan fasilitas toilet dan kamar mandi," katanya.
Ia mengatakan, untuk Villa, Hotel dan Homestay di kawasan Mandalika semua telah penuh dipesan oleh para penonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika.
Sehingga diharapkan dengan adanya lokasi bumi perkemahan tersebut bisa menjadi alternatif tempat penginapan bagi para wisatawan atau penonton MotoGP.
"Hotel maupun sarana hunian pariwisata (Sarunta) di Mandalika telah penuh semua," katanya.
Baca Juga: Bandara Lombok Terapkan Tarif Parkir Flat Selama Ajang MotoGP, Roda Dua Rp 8 Ribu
Untuk diketahui, Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok telah siap digunakan untuk balapan MotoGP mulai tanggal 18-20 Februari 2022. Dimana sebelumnya para pembalap MotoGP melakukan balap seri perdana di Sirkuit Qatar. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?