Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Rabu, 16 Februari 2022 | 13:13 WIB
Pihak MotoGP Puji Setinggi Langit Sirkuit Mandalika. (Twitter/@MotoGP)

SuaraBali.id - Lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika akan mendapatkan beberapa perbaikan. Dalam hal ini  Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan menggandeng Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI).

Adapun perbaikan yang dilakukan adalah melakukan pengaspalan ulang pada lintasan bersama kontraktor utama ITDC yakni PT Pembangunan Perumahan Tbk. Hal ini dilakukan menyusul evaluasi dari federasi balap sepeda motor internasional FIM pascates ofisial MotoGP di trek Lombok tersebut akhir pekan lalu.

“FIM telah menerima rencana kerja kami dalam peningkatan kualitas sirkuit tersebut,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer dalam keterangan resmi, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, bersama kontraktor utama PT Pembangunan Perumahan Tbk serta Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI), pihaknya akan bekerja keras untuk memenuhi tenggat yang ditetapkan oleh FIM dan kami optimistis dapat selesai tepat waktu.

“Kami berharap komitmen kami untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kualitas lintasan Pertamina Mandalika Circuit ini dapat memberikan race experience terbaik bagi para riders dan penonton saat balapan digelar nanti," katanya.

Tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika membawa MotoGP kembali ke Indonesia untuk pertama kalinya setelah absen 25 tahun.

Tes selama tiga hari itu menjadi bagian penting bagi tim dan pebalap dalam mengembangkan tunggangan mereka dan memperoleh pengalaman di sirkuit baru itu sebelum menjalani Grand Prix Indonesia pada Maret nanti. Para pebalap dan tim menyukai layout dan desain sirkuit sepanjang 4,3km tersebut, serta standard keamanan, termasuk area runoff, gravel yang sangat lebar.

Akan tetapi, mereka juga mengeluhkan kondisi trek yang kotor, berdebu dan bahkan banyaknya batu-batu kecil di lintasan.

“FIM, yang mengawasi homologasi trek, telah berkomunikasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) soal perbaikan yang diperlukan, yang akan dilaksanakan hingga minimal tujuh hari sebelum Pertamina Grand Prix of Indonesia,” demikian pernyataan resmi Dorna.

ITDC selaku pengembang dan pemilik sirkuit telah sepakat dengan penilaian dan permintaan dari FIM. Seluruh pihak telah bereaksi dengan cepat dan pengerjaan menuju pembenahan tersebut telah mulai dilaksanakan, termasuk pelapisan ulang sebagian dari trek.

Load More