SuaraBali.id - Tiga kapal berukuran besar kiriman dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kini bersiaga di kawasan perairan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. 3 Kapal tersebut dikerahkan guna mendukung keamanan perhelatan balap MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika.
"Jadi, tiga kapal besar dari Mabes Polri yang berada di bawah kendali Korps Polairud ini tiba di Lombok untuk membantu pengamanan MotoGP di kawasan perairan," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto, Jumat (11/2/2022).
Tiga sarana pendukung keamanan ajang balap kelas dunia tersebut, bersiaga bersama satu unit helikopter AW-169 yang secara rutin melalukan patroli udara, khususnya di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika.
Dalam pengamanan ajang MotoGP yang kini masuk dalam tahapan tes pra-musim tersebut, Artanto memastikan bahwa pihaknya telah membangun koordinasi dengan otoritas pengamanan lainnya, baik itu dengan TNI AL, TNI AU, ASDP, KSOP, Basarnas, dan juga Angkasa Pura.
Bahkan sebagai bentuk kematangan koordinasi pengamanan, Polri bersama otoritas pengamanan lainnya kerap melakukan rapat terbatas hingga melaksanakan simulasi pengamanan di kawasan perairan.
Karena itu, perihal permasalahan yang berkaitan dengan keamanan atau yang dapat mengganggu jalannya perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, dia memastikan hal itu sudah masuk dalam catatan antisipasi pengamanan.
"Giat pemantauan dan pengawalan, pada intinya sudah didukung dengan jumlah personel yang cukup besar, belum lagi ditambah dengan sarana pendukung keamanan lainnya, kami rasa itu jadi bagian dari upaya bersama untuk menyukseskan acara," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel