Eviera Paramita Sandi
Rabu, 02 Februari 2022 | 12:51 WIB
Wisata di Tanah Lot, Bali (Suara.com/Firsta)

SuaraBali.id - Kunjugan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, Bali masih sepi. Tak seperti sebelum adanya pandemi Covid-19, kali ini kunjungan masih menurun.

Tak juga seperti tahun baru yang jumlah kunjungan mencapai 5 ribu wisatawan, pada saat libur Imlek, Selasa (1/2/2022) tampaknya berbeda. Kunjungan wisatawan hanya seribuan.

Asisten Daerah Tujuan Wisata I Putu Toni Wirawan mengatakan setelah tahun baru jumlah wisatawan cenderung menurun.

“Kalau saat normal, beberapa hari sebelum libur Imlek sudah ramai,” katanya seperti diwartakan beritabali.com- jaringan Suara.com.

Kondisi ini membuat masih sangat sulit untuk hanya sekedar bisa bertahan.

“Staf kami hanya 15 hari kerja. Mereka hanya terima uang lauk pauk. Yang penting kami bisa bertahan dulu,” ujarnya.

Meski menurun, namun pihaknya tetap optimistis karena Bali akan menggelar hajatan event internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 pada tahun ini. Apalagi dijadwalkan delegasi akan berkunjung ke Tanah Lot.

“Infonya seperti itu, tapi kepastian kami belum terima,” ujarnya.

Untuk penerapan protokol kesehatan, ia mengatakan pihaknya sudah siap dan telah memiliki standar yang sesuai dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Sehingga ia yakin, jika Tanah Lot aman dikunjungi oleh wisatawan.

“Tempat cuci tangan kami ada di 19 titik, saat masuk pengecekan suhu dan wajib masker. Itu sudah standar,” ujarnya.

Adanya rencana pemerintah pusat untuk membuka penerbangan internasional di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali, Toni berharap bisa segera membuat pariwisata Bali bergairah.

Load More