SuaraBali.id - Setelah adanya seorang siswa di SMP Negeri 2 Kuta, Kabupaten Badung, Bali yang terkonfirmasi positif Covid-19, 31 siswa yang menjalani pemeriksaan COVID-19 berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) sekolah tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Tes PCR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar penyebaran COVID-19 tidak meluas dan memastikan siswa lainnya berada dalam kondisi yang sehat.
"31 orang siswa yang menjalani tes PCR hari ini adalah mereka yang yang satu kelas dengan murid kami yang terkonfirmasi positif COVID-19," ujar Kepala SMP Negeri 2 Kuta I Made Sujana di Badung, Selasa (25/1/2022).
Karena adanya siswa yang positif Covid-19 maka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah itu juga telah dihentikan sementara sejak 21 Januari lalu.
"Berdasarkan arahan dinas, sebenarnya besok anak-anak bisa PTM lagi. Tapi kami masih akan melakukan koordinasi lagi bagaimana kebijakan selanjutnya. Menurut saya, kami lebih baik menunggu dulu hasil pemeriksaan PCR siswa-siswa yang dilakukan hari ini," jelasnya.
Selama sekolah ditutup juga telah dilakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang kelas.
Ditambahkan Made Sujana, seorang siswa yang terkonfirmasi positif itu saat ini menjalani isolasi terpusat di wilayah Denpasar dan tidak menunjukkan gejala sakit atau merupakan orang tanpa gejala.
"Berdasarkan informasi, orang tuanya juga terkonfirmasi positif COVID-19. Kami berharap agar semuanya segera sembuh dan siswa kami itu bisa kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa," ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kabid SMP Disdikpora Badung I Wayan Wirawan mengatakan, tes COVID-19 serta penghentian PTM sementara itu dilakukan karena pihaknya ingin pelaksanaan pembelajaran di sekolah agar tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik, guru dan pegawai.
"Oleh karena itu hari ini di SMP 2 Kuta dilakukan skrining. Kami sebelumnya juga sudah menyampaikan kepada kepala sekolah agar PTM dihentikan sementara. Namun, hal itu tidak mengganggu proses pembelajaran karena peserta didik tetap mendapatkan haknya melalui pembelajaran jarak jauh secara daring," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka