SuaraBali.id - Gamelan yang disimpan di Gedong Wastra Pura Dalem Gegelang Banjar Perang Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali raib digondol maling, pada Minggu (2/1/2022) pukul 16.00 WITA. Setelah diselidiki ternyata seperangkat gamelan tersebut dicuri oleh warga yang tinggal di daerah tersebut.
Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi berhasil mengungkap pelakunya, yakni Wayan Sucamerta alias De Tablet (33). Pria kelahiran 12 Agustus 1989 yang diringkus di rumahnya pada Senin 17 Januari 2022.
Hilangnya alat-alat gong tersebut dilaporkan oleh I Made Risma Arta Gunawan, warga setempat. Pelapor mengatakan sekitar Bulan November 2021 lalu, bersama Sekaa Gong melaksanakan kegiatan bersih-bersih di areal Pura Dalem Gegelang untuk persiapan ngratep sesuhunan di pura.
Seusai kegiatan, seperangkat gamelan tersebut dikembalikan tempat semula yakni di gudang Balai Wastra di areal timur areal pura. Namun kemudian, pada Minggu 2 Januari 2022 sekitar pukul 16.00 WITA, pihak pemuda banjar setempat mengeluarkan gamelan dalam rangka persiapan piodalan di Pura Dalem Gegelang.
Saat dikeluarkan, gamelan tersebut berupa 1 buah Gangsa yang terbuat dari perunggu, 1 tungguh gangsa, 5 buah reong dan 1 buah terompong sudah hilang. Atas kejadian itu pihak Banjar melaporkannya ke Polsek Mengwi untuk minta diusut.
"Pihak banjar setempat mengalami kerugian Rp 21 juta dari hilangnya seperangkat gamelan," ujar Kompol Darsana, Kamis 20 Januari 2022 sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Penyelidikan dipimpin oleh Kanitreskrim Iptu I Made Galih Artawiguna, pencuri diketahui masuk melalui pintu yang tidak terkunci pada malam hari. Sementara dari hasil keterangan para saksi-saksi, pelaku mengarah kepada seorang laki-laki yang akrab dipanggil De Tablet.
Pemuda tersebut tinggal tak jauh dari TKP. Tim Opsnal Reskrim kemudian bergerak cepat mengejar pelaku dan meringkus di rumahnya di Banjar Perang Desa Lukluk Mengwi Badung, pada Senin 17 Januari 2022.
Tersangka De Tablet mengakui telah mencuri perangkat gamelan berupa 1 buah gong, 1 buah gangsa ,dan 5 buah reong dan 1 terompong di TKP.
"Ia mengakui perbuatanya mencuri seperangkat gamelan secara bertahap. Dia beraksi seorang diri," ungkapnya.
Pencurian itu dilakukan tersangka secara bertahap. Dimana pada Bulan November 2021 dia beraksi sebanyak 3 kali dalam waktu jedah seminggu.
Kemudian, pada Bulan November 2021 mencuri gamelan sebanyak 3 kali, dengan mengambil 5 buah reog, 1 buah terompong, 1 buah gong dan 1 buah gangsa. Barang-barang curian itu dibawa ke rumahnya.
"Lalu, barang curian itu dijual ke toko gambelan di Batubulan Gianyar seharga Rp3.3 juta. Uang kejahatan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari," beber Kompol Darsana.
Kini tersangka berusia 33 tahun itu dijebloskan ke tahanan Polsek Mengwi. Sementara barang bukti yang diamankan dari tersangka De Tablet yakni 1 buah gong, 1 buah gangsa, 5 buah reong, 1 buah terompong, 1 unit sepeda motor Honda Supra DK 6604 OP warna hitam yang digunakan beraksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka