SuaraBali.id - Perayaan tahun baru yang dilakukan warga kemarin dilarang menggunakan kembang api. Namun demikian ada saja cara warga di Bali dalam mengganti kembang api di perayaan malam tahun baru 2022.
Salah satunya adalah membuat kembang api sendiri menggunakan pipa paralon. Suara meriam tersebut pun dianggap mengganggu ketertiban umum.
Menanggapi laporan masyarakat tersebut, personel Polres Jembrana melaksanakan patroli di sekitar lapangan umum Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara Jumat (31/12/2021). Pihaknya pun mengamankan meriam pipa tersebut.
Para pemain meriam pipa tersebut adalah remaja. Polisi pun mengamankan barang bukti dan dibawa langsung di bawa ke Mako Polres Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana membenarkan kejadian tersebut.
“Barang bukti kita amankan di Polres Jembrana, informasi tersebut merupakan dari warga sekitar alun-alun yang merasa terganggu,” ujarnya.
Pemilik meriam pipa yang mayoritas anak anak ini kemudian diberikan pembinaan supaya tidak membuat meriam pipa yang bisa berbahaya pada diri sendiri maupun orang lain.
Pada saat malam pergantian tahun (31/12/2021) malam, Polres Jembrana bersana TNI melakukan patroli menyasar titik lokasi yang biasanya menimbulkan kerumunan.
Perlu diketahui, lanjut Juliana, di pergantian tahun ini pihaknya mengimbau bagi masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun disarankan di rumah saja. mayarakat tidak diperkenankan segala bentuk petasan, kembang api.
“Mengadakan arak-arakan, posko musik tidak diperbolehkan untuk menghindari kerumunan, alun-alun ditutup sementara selama pergantian tahun baru. Terkait perbelanjaan cafe ditutup sampai pukul 22.00 wita wajib untuk tidak melakukan kegiatan,” tutup Juliana.
Berita Terkait
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka
-
Sudah Mendarat di Bali, Maia Estianty Spill Konsep After Party El Rumi dan Syifa Hadju
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi