SuaraBali.id - Charging station untuk pengisian daya kendaraan listrik di Bali semakin banyak dibagun. Fasilitas ini disediakan PLN UID Bali guna mendukung dalam mempercepat program pemerintah yakni kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
Saat ini di wilayah Provinsi Bali telah tersedia 77 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota di Pulau Bali.
Untuk menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mendatang, PLN akan membangun 21 unit SPKLU untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan internasional di Bali itu.
"Era kendaraan listrik sudah di depan mata, tugas PLN adalah memastikan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung hal tersebut, sehingga masyarakat semakin yakin untuk bermigrasi ke kendaraan listrik," kata Senior Manager PLN UID Bali Martindar Jalu Respati dalam keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (8/12/2021).
Pada kegiatan Rally Motor Listrik pertama di Indonesia yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Bali beberapa waktu yang lalu, fasilitas Penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) ini pun dimanfaatkan.
"Para pemilik kendaraan bermotor listrik yang membutuhkan daya listrik saat mengikuti Rally Motor Listrik beberapa waktu yang lalu melakukan pengisian daya di SPLU yang telah kami sediakan,” ujar
PLN UID Bali menyediakan lokasi pengisian daya untuk kendaraan listrik milik para peserta reli sebagai salah satu wujud komitmen dalam membantu peningkatan pembangunan daerah melalui kepariwisataan untuk mewujudkan Sapta Pesona serta kegiatan masyarakat.
"Yang terpenting adalah kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi, sehingga ramah lingkungan dan mampu membentuk citra positif di mata masyarakat internasional,” katanya.
Ia mengatakan, bentuk dukungan PLN utamanya adalah penyediaan infrastruktur kelistrikan bagi masyarakat pengguna kendaraan, sehingga masyarakat makin teredukasi bahwa memiliki kendaraan listrik sekarang ini sudah semakin nyaman, aman, dan murah. (ANTARA)
Baca Juga: Keluh Pengelola Klub Malam di Bali : Prokes Ketat Sepi, Prokes Longgar Didenda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali