SuaraBali.id - Sebuah desa wisata bernama Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB mendapat juara IV kategori toilet umum terbaik se-Indonesia. Juara ini didapatkan dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Setidaknya, desa wisata di Lombok tengah ini jadi satu dari 50 desa wisata terbaik dalam pengelolaan toilet umum.
"Kami memberikan apresiasi kepada desa wisata yang fokus memberikan pelayanan terbaik dan toilet umum," kata Direktur Desa Wisata Institute Doto Yogontoro pada acara ADWI 2021 diikuti di Lombok Tengah, Selasa (7/12/2021).
Adapun yang memperoleh juara satu kategori toilet umum terbaik adalah Desa Wisata Serang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan juara dua Desa Wisata Liya Togo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Selanjutnya juara tiga yaitu Desa Wisata Saung Ciburiang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan juara lima Desa Wisata Cisande Kampung Raden, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca Juga: Harta Benda Terendam Banjir Warga di Dusun Peresak Lombok Barat Kekurangan Makan
"Homestay dan toilet memiliki peran penting untuk kenyamanan wisatawan, sehingga diberikan Anugrah Desa Wisata Indonesia 2021," katanya.
Dalam acara ADWI 2021 yang disiarkan langsung melalui Chanel Youtube Kementerian Ekonomi dan Kreatif ini juga turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan sektor pariwisata menjadi penggerak ekonomi dengan meningkatkan jumlah wisatawan Nusantara maupun luar negeri dan penyerapan tenaga kerja.
Sehingga pembangunan secara terpadu potensi desa itu terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Saya apresiasi kegiatan ini untuk mendorong pengembangan desa wisata dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat," kata Airlangga di Jakarta, Selasa.
Baca Juga: Tumpukan Sampah Jadi Penyebab Banjir di Lombok Tengah Hingga Masuk Pemukiman
Pengembangan desa wisata juga diharapkan bisa bersinergi dengan 10 Destinasi wisata yang telah ditetapkan pemerintah pusat, sehingga desa wisata berjalan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Sempat Berkurang Akibat Beberapa Faktor, Kementan Pastikan Pasokan Cabai di NTB Kembali Normal
-
Harga Cabai Lokal Meroket, NTB Impor 5 Ton Cabai Rawit dari Jawa
-
Hujan di NTB Mulai Berkurang di Awal Ramadan
-
Eks Bupati Lombok Tengah Laporkan Perempuan yang Diduga Merusak Mobil
-
Perut Panas hingga Muntah-muntah, 56 Warga di Bima NTB Keracunan usai Santap Hidangan Pemilik Hajatan 7 Bulanan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan