SuaraBali.id - Persiapan jelang berlangsungnya event MotoGp terus digenjot Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Tourism Development and Corporation (ITDC). Salah satu persiapan yang menjadi perhatian ialah ihwal perekrutan marshal yang akan bertugas untuk gelaran MotoGp.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi NTB menyorot soal marshal ini. Ia meminta agar pihaknya dilibatkan dalam perekrutan marshal yang akan bertugas untuk MotoGp.
“Untuk ke depan menyambut MotoGP kan akan ada perekrutan marshal, kami (Disnakertrans NTB) minta itu nanti dilibatkan,” kata Kadisnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi kepada Suara.com, Rabu (8/12/2021).
Ia menjelaskan bahwa untuk rekrutmen marshal saat event Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) kemarin mutlak dikelola oleh MGPA, ITDC, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Saat itu, kata Aryadi, pihaknya tidak dilibatkan.
“Waktu itu kami tidak dilibatkan, ketika ada masalah kami baru diajak bicara,” tukas Aryadi.
Selanjutnya, tutur Aryadi, ia berharap jangan sampai perekrutan marshal seperti saat IATC dan WSBK. Namun, ia juga tak menampik bahwa otoritas pemegang kendali terkait marshal ada di Dorna Sport
“Nanti mungkin langsung akan dipimpin oleh Presiden juga, sehingga panitia lokal harus tunduk pada itu. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana mensupport hal ini,” lanjutnya.
Pernyataan I Gede Putu Aryadi ini ditanggapi oleh Managing Director ITDC, Bram Subiandoro. Terkait hal ini, kata Bram, merupakan aspirasi yang perlu ditindaklanjuti guna sama-sama kerja kolektif menyukseskan event.
“Hal ini nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut antara Disnakertrans NTB, dengan Pemkab Lombok Tengah untuk masalah perekrutan marshal,” kata Bram dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: MotoGP Akan Jadi Lumbung Serapan 74 Ribu Tenaga Kerja Pariwisata di NTB
Selanjutnya, salah seorang marshal yang bertugas saat event IATC dan WSBK mengatakan tidak tahu-menahu soal akan adanya perekrutan marshal baru untuk MotoGp.
“Nah kalau itu saya kurang tahu, setelah event tersebut kita belum kumpul lagi, kita masih menunggu diberikan sertifikat dan apresiasi,” kata Abdul Khalik kepada Suara.com. pada hari Selasa (7/12/2021).
Selanjutnya, kata Khalik, ia dan teman-temannya (marshal) dapat terus dilibatkan dan bertugas untuk event MotoGp. Ia sebagai putra daerah ingin berkontribusi menyukseskan event MotoGp tersebut.
“Apapun itu, harapan kami cuman satu, mudah-mudahan tetap bisa tetap bertugas menjadi marshal untuk MotoGp nanti,” tukas marshal asal Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah itu.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah