SuaraBali.id - Ciri khas daerah Bali. Bali merupakan destinasi wisata yang sangat terkenal baik di dalam negeri maupun mancanegara. Selain dikenal karena memiliki alam yang indah, Bali juga kaya akan kebudayaan dan keseniannya.
Bali juga mempunyai ciri khas daerah yang hanya dimiliki oleh wilayah yang kerap disebut sebagai Pulau Dewata ini.
Ciri khas daerah Bali ini meliputi makanan, alat musik, pakaian daerah, tarian, hingga tradisi masyarakat yang hanya ada di Bali. Lebih lengkap mengenai ciri khas daerah Bali, yuk kita simak bersama-sama.
1. Makanan Khas
Banyak makanan dari provinsi dengan ibu kota Denpasar tersebut memiliki cita rasa yang lumayan pedas. Ini entah itu karena bumbunya yang kaya akan rempah-rempah atau tambahan sambal pada menunya.
Makanan khas Bali pada sejarahnya telah dipengaruhi oleh masakan China, India, dan Timur Tengah. Bahan dasar dari makanan khas Bali adalah cabai, bawang putih, bawang merah, dan minyak kelapa.
Akan tetapi, tergantung pada hidangannya, berbagai bumbu dan bahan segar ditambahkan untuk menciptakan citra rasa yang luar biasa.
Bahkan, berbagai daerah di Bali memiliki rasa yang berbeda dan sejarahnya yang menarik. Sejumlah makanan khasnya, antara lain Bebek Betutu atau Ayam Betutu, Sate Lilit, hingga Babi Guling.
2. Pakaian Adat
Baca Juga: Viral Bule Baku Hantam Dengan Warga Bali di Pinggir Jalan
Pakaian adat Bali memiliki beragam jenis, dari pakaian sehari-hari sampai pakaian upacara. Dalam pergaulan sehari-hari anak laki-laki Bali diwajibkan memakai penutup kepala yang disebut destar atau udeng.
Sedangkan anak perempuan mengenakan tengkuluk atau kancrik, yakni sehelai selendang yang berfungsi menutup tubuh. Ini terkadang digunakan untuk mengangkat beban sekaligus sebagai penutup wajah.
Sebagian orang Bali menghias diri dengan bunga yang disisipkan pada rambut bagi perempuan dan disisipkan pada daun telinga bagi laki-laki yang disebut Sumpang. Dalam upacara perkawinan, masyarakat Bali mengenal adanya tiga jenis busana dan tata rias pengantin, yakni nista, madya, dan utama atau payes agung.
3. Rumah Adat
Arsitektur Bali memiliki ciri-ciri struktur bangunan Bali yang lazim disebut triangga. Konsep arsitek ini terdiri atas hulu, badan, dan kaki.
Bentuk dan fungsi bangunan menjadi lambang kekuatan yang menjiwai dari arah delapan penjuru angin dalam tata waktu yang disebut astawara Sri-Indra-Guru-Yama-Rudra-Brahma-Kala-Uma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Varian Mana Paling Worth It?
-
Koster Ingin Presiden Prabowo Buka PKB 2026, Sekaligus Bahas Bali Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi
-
Kejari Mataram Mulai Bidik Pengurus PMI Terkait Penyelidikan Dana 2025