SuaraBali.id - Gubernur Bali I Wayan Koster memastikan pembangunan Dermaga Sanur tidak akan mengganggu aktivitas adat dan agama masyarakat, seperti prosesi Nganyud dan Melasti.
"Tempat suci yang ada di sini terjaga dengan baik. Jangan sampai terganggu, khususnya lagi adalah tempat ini juga dipakai untuk Melasti. Jadi pembangunan ini harus memberi ruang, akses untuk melaksanakan upacara," ungkapnya.
Setelah meninjau proyek, Gubernur Bali bercengkrama bersama anggota kelompok nelayan "Mina Sari Asih" yang melaut di seputaran Pantai Merta Sari.
Kepada para nelayan, Koster berjanji akan tetap memberi perhatian kepada kelompok nelayan, berupa perahu dan tempat parkir perahu yang representatif.
"Kebutuhan nelayan, akan disiapkan. Tidak boleh diganggu nelayannya. Nanti jukungnya kita bikin yang bagus. Nanti kita carikan bantuannya, supaya indah. Karena ini kan akan jadi bangunan bagus," ujar Gubernur kepada ketua kelompok nelayan.
Gubernur menyebut, ia ingin menjaga keberadaan nelayan di Pantai Matahari Terbit, karena merupakan potensi budaya di kawasan Sanur, dilansir dari Berita Bali, Kamis (9/9/2021).
Dia berharap para nelayan memiliki kelompok nelayan yang legal, sebagai salah satu syarat menerima bantuan dari perusahaan maupun pemerintah.
Ketua Kelompok Nelayan "Mina Sari Asih", Ketut Sukarja, mengucap terima kasih terhadap perhatian gubernur. Dia berharap hal itu seger terealisasi, sehingga para nelayan tetap bisa bekerja.
Dia juga berharap para nelayan agar diberdayakan dalam proyek, misalnya sebagai pengawas maupun juru selamat di pantai. Proyek dengan anggaran Rp 376 Miliar ini direncanakan 2022 mendatang.
Baca Juga: Wisata Bali: Pulau Dewata PPKM Level 4, Mal Dibuka dan Destinasi Pelancongan Uji Coba
Dermaga Sanur merupakan salah satu dari tiga dermaga yang akan dibangun di Bali. Dua dermaga lainnya akan dibangun di Kabupaten Klungkung.
Berita Terkait
-
Wagub Bali: Pengusaha Bali Babak Belur
-
Ditanya soal Isu Wacana Jadi Gubernur Bali, Jawaban Jerinx Tak Terduga
-
Heboh Wacana Jerinx jadi Gubernur Bali, Ini Jawabannya
-
Gubernur Bali Larang Warga Positif Covid-19 Isolasi Mandiri
-
Gubernur Bali Larang Warga Positif Covid Isolasi Mandiri di Rumah, Agar Tak Tularkan Virus
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor