Ilustrasi distribusi oksigen. [Suara.com/ B. Rahmat]
Sehingga pasien Covid-19 dengan gejala berat dirujuk ke RS lain yang memiliki peralatan lengkap.
"Jika ada yang dirujuk, tidak semata karena keterbatasan Oksigen tetapi lebih kepada kondisi pasiennya," katanya.
Pasien yang dirujuk adalah pasien gejala berat dengan kebutuhan alat HFNC atau Ventilator O2 cepat, dimana alat tersebut memang belum tersedia di RSUD payangan saat ini.
"Jadi pasien dirujuk untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan alat dan Oksigen yang ada di sentra RS lebih besar," jelas dia.
Berita Terkait
-
Jadi Barang Langka, Distribusi Oksigen Dijaga Ketat Polisi
-
Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Lockdown, Belasan Kuli Bangunan Positif COVID-19
-
Pasar Blahbatuh Gianyar Bali, Awalnya Berlokasi di "Telajakan" Puri
-
Pasar Blahbatuh Kebakaran, Besi Rongsok Dijual Kiloan ke Pemulung
-
Hujan Deras, Bencana Beruntun Menghantam Gianyar
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN