SuaraBali.id - Kepolisian Bali atau Polda Bali ancam tutup akun medsos posting info buruk PPKM darurat Jawa-Bali.
Direktorat Reskrimum Polda Bali akan menindak tegas akun media sosial (medsos) yang acap memprovokasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 untuk wilayah Jawa-Bali yang diprogramkan Pemerintah.
Bagi yang membandel akan diberikan sanksi tegas upaya take down. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro ada puluhan akun medsos yang tengah diawasi.
Puluhan akun medsos ini akan terus dipantau selama penerapan PPKM Darurat covid-19.
"Kami akan menindak tegas pemilik akun medsos yang memprovokasi selama penerapan PPKM Darurat ini," tegasnya saat rilis kasus premanisme di mako Polda Bali.
Sejak 3 Juli 2021 lalu, jajaran kepolisian Polda Bali, Polresta-Polres jajaran melaksanKan Operasi Aman Nusa Agung Tahap II 2021 yang kegiatannya meliputi menekan penyebaran covid-19 varian baru.
Diharapkanya, dengan PPKM Darurat ini masyarakat ikut membantu penanganan covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid-19.
Sementara dalam upaya penegakan hukum, Polda Bali telah melakukan sosialisasi agar masyarakat disiplin dan tidak berkerumun.
Polisi akan menindak tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan ketentuan PPKM Darurat seperti tempat hiburan, restoran, warung makan dan lain sebagainya.
Baca Juga: Tiga Daerah di Kepulauan Riau Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid-19
"Kami masih terus melakukan sosialisasi penegakan hukum ke sejumlah tempat usaha. Sedangkan satuan tugas penegakan hukum melakukan upaya penyelidikan dan upaya take down terhadap semua yang memprovokasi melalui media sosial," ujarnya.
Perwira melati tiga di pundak ini menegaskan bagi siapa saja yang melakukan provokasi terhadap situasi PPKM Darurat akan ditindak tegas.
Diakuinya, situasi wilayah Jawa dan Bali saat ini mengkuatirkan merebaknya penyebaran covid-19 varian baru. Sehingga yang menjadi fokus penerapan PPKM Darurat saat ini adalah menjaga keselamatan dan perlindungan ke masyarakat.
"Apa pun akan saya tabrak. Ada puluhan akun Medsos yang kami awasi. Kami mohon kepada seluruh masyarakat untuk tidak memprovokasi dan percaya kepada pemerintah. Pemerintah mengambil jalan ini karena situasinya benar-benar darurat," tegasnya.
Sekali lagi, Kombes Raharjo menegaskan siapa pun yang membandel tidak hanya dipanggi tapi untuk dibina dan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Jadi, hal ini sudah ditekankan oleh Mabes Polri. Siapa yang langgar pidana pasti kita akan tindak," tegasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!
-
Qodari Usul KTP Jadi Syarat Bikin Akun Medsos: Biar Tak Ada Lagi Akun Anonim
-
Seberapa Merdeka Gen Z di Era Medsos: Lebih Bebas atau Justru Tertekan?
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
Terkini
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1