SuaraBali.id - Masa krisis yang ditimbulkan pandemi Covid-19 terasa di berbagai sektor. Bagi para pebisnis Pulau Dewata, pariwisata adalah sektor yang paling berdampak.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, pengusaha di bisnis hospitality melakukan sederet langkah dan strategi untuk mempertahankan eksistensinya di masa krisis ini.
Di antaranya melakukan inovasi, riset pasar, serta menjaga loyalitas konsumen. Seperti dilakukan Kawi Resort yang berlokasi di Jalan Doktor Ir. Soekarno, Banjar Bukit, Sanding, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.
Perusahaan yang bergerak di industri pariwisata ini harus berupaya keras untuk tetap mempekerjakan sekitar 30 pegawainya. Inovasi dan reorientasi target pasar pun dilakukan.
Owner Kawi , Dewa Gede Anom Wibawa menyampaikan bahwa resortnya sangat terdampak akibat tidak adanya kunjungan wisatawan dari luar negeri.
Resort yang memiliki pemandangan yang indah ini, sebelumnya sangat diminati oleh wisatawan Eropa, Amerika, India dan Timur Tengah.
"Semenjak wabah Covid-19, tingkat hunian Kawi Resort memang menurun drastis, namun kami tetap berusaha mempekerjakan karyawan kami, kami melakukan reorientasi target pasar yang sebelumnya wisatawan Eropa kini wisatawan domestik khususnya lokal Bali," jelas Dewa Anom, juga pebisnis di bidang migas.
Agar usahanya tetap eksis di masa pandemi, ia memastikan resortnya telah menerapkan protokol kesehatan, melakukan promosi online melalui medsos dan memberikan treatment yang baik untuk tamu yang menginap.
Langkah krusial lainnya yang dilakukan adalah terus berinovasi. Selain melakukan penghematan, Dewa Anom mengoptimalkan restoran yang ada di Kawi Resort, yaitu Collina Kawi Resto.
Baca Juga: Wisata Bali: Selain Work From Bali, Akan Digarap Work From Lombok
Resto dengan menu andalan Nasi Goreng Kambing diharapkan bisa menjadi rujukan wisatawan ketika mengunjungi kawasan Tampaksiring maupun yang menuju ke Kintamani.
Resto yang menyediakan tempat makan dengan pemandangan yang menyejukkan mata ini menyajikan aneka menu makanan, seperti Chicken Cordon Bleu, Beef Steak, Steamed Fish dan banyak lagi menu yang menarik.
"Collina Kawi Resto saat ini siap menjadi tempat berbagi keseruan bersama keluarga dan sahabat, dengan tempat yang nyaman dan view yang menyejukkan mata serta makanan yang enak dan terjangkau," pungkas Dewa Anom.
Berita Terkait
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
-
Kunjungan Wisatawan Naik, Tingkat Hunian Penginapan di Makassar Terus Menggeliat
-
Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus
-
Bukan Sekadar Estetik: Alasan Mengapa Menepi ke Alam Kini Menuntut Tanggung Jawab Baru
-
Caketum HIPMI Reynaldo Sebut Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar