SuaraBali.id - Petugas gabungan memperpanjang waktu pemeriksaaan hingga 31 Mei mendatang di dua titik pos pengetatan.
Sebagaimana melansir laman BeritaBali, Kamis (27/5/2021), kedua pos pengetatan melibatkan Waterbee dan penimbangan Cekik Gilimanuk.
Petugas gabungan terlibat dalam pos pengetatan melibatkan personel TNI dari Kodim 1617 Jembrana, Polres Jembrana, Brimob Gilimanuk, Satpol PP Jembrana, Dinas Kesehatan Jembrana serta Dinas Perhubungan Jembrana.
Petugas akan menghentikan setiap kendaraan melintas guna diperiksa kelengkapan surat keterangan hasil Negatif Rapid test Antigen atau GeNose, sebagai syarat utama disamping kelengkapan administrasi lainnya untuk bisa masuk ke Bali.
"Kita berupaya semaksimal mungkin mencegah penyebaran Covid-19 pascaarus balik Idulfitri. Untuk itu, siapun yang hendak masuk Bali melalui Pelabuhan ASDP Gilimanuk, wajib membawa Suket hasil Negatif Rapid test Antigen maupun GeNose sebagai syarat agar bisa melanjutkan perjalanan masuk ke Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Bali," jelas Komandan Kodim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna.
Dandim 1617 Jembrana mengakui, masih ada ditemukan adanya masyarakat yang hendak masuk ke Bali tanpa dilengkapi Suket Negatif Covid maupun Suket Rapidtest Antigen dan Genose yang sudah kadaluwarsa.
Petugas di lapangan harus secara tegas meminta masyarakat untuk mau melakukan tes ulang Rapid test Antigen dan Genose pada tempat yang telah disediakan jika masih ingin melanjutkan perjalanan.
Berita Terkait
-
Bupati Jembrana Lapor Parekraf: Areanya Punya Potensi Wisata Otomotif
-
Wisata Bali: Menparekraf Dorong Pengembangan Potensi Pariwisata di Jembrana
-
Tolak Rencana Pabrik Limbah Medis di Pengambengan Bali, Warga Datangi Dewan
-
Bupati Minta Pembangunan Pabrik Limbah Medis di Jembrana Ditunda
-
Terjepit Besi Tower, Tangan Pekerja di Jembrana Hampir Putus
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar